KONTAN.CO.ID - Platform media sosial yang tengah naik daun, Bluesky, baru saja mengumumkan perubahan besar dalam jajaran kepemimpinannya. Jay Graber secara resmi menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Chief Executive Officer (CEO). Meski tidak lagi memimpin operasional perusahaan secara keseluruhan, Graber tetap bertahan di perusahaan dengan mengemban peran baru sebagai Chief Innovation Officer.
Detail Transisi Kepemimpinan di Bluesky
Dilansir dari Reuters pada Selasa (10/3), pengumuman pengunduran diri ini disampaikan langsung oleh Jay Graber melalui unggahan di blog resmi perusahaan. Graber yang telah memimpin Bluesky sejak tahun 2021, kini akan lebih fokus pada pengembangan produk dan inovasi teknologi lewat peran barunya. Penggantinya, Toni Schneider, merupakan sosok senior yang memiliki latar belakang mumpuni. Schneider merupakan mantan CEO Automattic, perusahaan di balik WordPress.com, dan merupakan mitra di perusahaan modal ventura True Ventures. Menariknya, Schneider sudah menjabat sebagai penasihat sekaligus investor bagi Bluesky selama 2 tahun terakhir. Saat ini, dewan direksi Bluesky dikabarkan telah memulai proses pencarian resmi untuk menemukan CEO permanen yang akan menahkodai perusahaan dalam jangka panjang. Transisi ini terjadi di saat Bluesky tengah menikmati momentum pertumbuhan basis pengguna yang sangat signifikan dalam beberapa bulan terakhir.Sejarah Singkat dan Pertumbuhan Pesat Bluesky
Bluesky memiliki akar sejarah yang unik di industri media sosial. Berikut adalah beberapa poin penting mengenai perjalanan platform ini:- Inisiasi Awal: Proyek ini dimulai pada tahun 2019 oleh pendiri Twitter, Jack Dorsey. Awalnya, Bluesky dikembangkan sebagai proyek internal di dalam Twitter dengan visi menciptakan standar desentralisasi untuk media sosial.
- Kemandirian Perusahaan: Pada tahun 2021, Bluesky resmi memisahkan diri menjadi perusahaan independen agar bisa berkembang tanpa ketergantungan penuh pada kebijakan internal Twitter.
- Lonjakan Pengguna: Saat ini Bluesky telah memiliki lebih dari 40 juta pengguna. Lonjakan drastis terjadi terutama pada November 2024.
- Migrasi dari X: Peningkatan pengguna dipicu oleh migrasi besar-besaran dari platform X setelah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat dan adanya perubahan ketentuan layanan pada platform milik Elon Musk tersebut.