KONTAN.CO.ID - Mengelola tunjangan kesehatan karyawan sering kali menjadi tantangan administratif yang kompleks bagi perusahaan dan
business owner di Indonesia. Mulai dari proses klaim manual yang memakan waktu, biaya kesehatan yang terus meningkat, hingga sulitnya memastikan karyawan mendapatkan akses medis yang cepat dan berkualitas tanpa kendala biaya di muka (
cashless). Tantangan ini berdampak langsung pada beban kerja praktisi HR dan produktivitas karyawan secara keseluruhan. Menjawab tantangan tersebut, Halodoc mempertegas posisinya melalui Halodoc for Business . Menjelang satu dekade perjalanannya, Halodoc for Business hadir sebagai mitra strategis yang mengintegrasikan layanan kesehatan dalam satu platform digital untuk menyederhanakan birokrasi
employee healthcare benefit bagi lebih dari 2.500 mitra perusahaan. Solusi efisiensi melalui layanan
telemedicine atau DCO
(Digital Cashless Outpatient) dan
Third Party Administrator (TPA) menghadirkan sinergi antara layanan digital yang telah didukung teknologi AI. Layanan
telemedicine memberikan solusi non-tunai melalui konsultasi dokter 24 jam dan pengiriman obat langsung ke rumah. Data internal Halodoc tahun 2025 menunjukkan efisiensi klaim digital ini mampu menekan biaya rawat jalan perusahaan hingga 20%, dengan penurunan biaya klaim penyakit kronis mencapai 70%. Sementara itu, layanan TPA Halodoc merevolusi pengelolaan
benefit dengan sistem pemrosesan klaim otomatis yang secara drastis mengurangi beban administratif manual perusahaan.
Kebutuhan akan transformasi digital ini pun semakin mendesak, berdasarkan data terbaru dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), populasi Indonesia saat ini didominasi oleh kelompok usia produktif yang mencapai lebih dari 69%. Sebagai tulang punggung ekonomi dengan mobilitas tinggi, kelompok ini menuntut akses kesehatan yang serba digital, instan, dan tanpa hambatan. Mit Padaliya, Chief Business Officer Halodoc, menjelaskan, "Kami memahami bahwa bagi mitra perusahaan, kesehatan karyawan adalah aset esensial. Dengan dominasi usia produktif yang sangat besar, fokus kami adalah memberikan kepastian layanan melalui standar SLA yang terukur. Sistem kami menjamin akurasi klaim hingga 99,8%. Walaupun standar garansi admisi kami adalah 30 menit, tapi rata-rata pencapaian saat ini jauh lebih cepat, hanya 12 menit untuk rawat inap dan 5 detik untuk rawat jalan. Kecepatan dan akurasi ini adalah kunci untuk memastikan karyawan tetap produktif tanpa terjebak kendala administratif."
Komitmen Halodoc dalam menghadirkan standar operasional terbaik dan SLA (Service Level Agreement) yang responsif baru saja mendapatkan pengakuan dari industri. Sepanjang 2024-2025, Halodoc for Business sukses meraih serangkaian penghargaan prestisius, di antaranya:
- Mandaya Royal Hospital (2025): Top Insurance & Administrative Partner
- RS Karunia Kasih (2024): Best Partnership
- Ciputra Hospital Garden City (2025): Appreciation Award atas kolaborasi yang inspiratif
"Ketiga penghargaan ini membuktikan bahwa sistem kami berhasil menyederhanakan proses yang biasanya kompleks menjadi lebih praktis bagi mitra rumah sakit, perusahaan, praktisi HR, maupun karyawan," tambah Mit. Dengan jaringan yang mencakup lebih dari 20.000 mitra dokter, 30 mitra asuransi, dan 4.000 fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia, Halodoc terus mewujudkan misi
simplifying healthcare melalui inovasi berbasis teknologi guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia di usia satu dekade mendatang. Hubungi corporate.inquiry@halodoc.com untuk mengetahui layanan kesehatan yang sesuai untuk kebutuhan perusahaan Anda. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News