KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT) memastikan kesiapan sejumlah jalan tol Jasa Marga Group yang dikoordinasikan oleh JNT dalam menghadapi Tahun Baru 2024. Truly Nawangsasi Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division mengungkapkan JNT bersama Anak Perusahaan Jalan Tol (APJT) pengelola Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi di Sumatera Utara, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda di Kalimantan Timur, Jalan Tol Manado-Bitung di Sulawesi Utara dan Jalan Tol Nusa Dua-Ngurah Rai-Benoa di Bali memastikan langkah-langkah antisipasi kepadatan menghadapi libur Tahun Baru 2024. "Untuk mengantisipasi peningkatan volume kendaraan pada saat libur Tahun Baru 2024, JNT telah mempersiapkan peningkatan pelayanan yang terdiri dari peningkatan pelayanan transaksi, lalu lintas, preservasi serta Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP)," ujarnya, Kamis (28/12).
Baca Juga: Jasa Marga: Lebih dari 551 Ribu Kendaraan Kembali ke Jabotabek pada Hari Natal 2023 Adapun prediksi puncak volume lalu lintas libur Tahun Baru 2024 di beberapa ruas tol wilayah Nusantara dengan rincian sebagai berikut: 1. Jalan Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa, prediksi jumlah peningkatan volume lalu lintas 89.174 kendaraan atau naik 5,3% dari kondisi normal (84.666 kendaraan) dan naik sebesar 4,8% dari realisasi Tahun Baru 2023 (85.114 kendaraan). Puncak volume lalu lintas diprediksi terjadi pada tanggal 29 Desember 2023; 2. Jalan Tol Ngurah Rai-Nusa Dua-Benoa, prediksi jumlah peningkatan volume lalu lintas 50.218 kendaraan atau naik 8% dari kondisi normal (46.479 kendaraan) dan naik sebesar 3,2% dari realisasi Tahun Baru 2023 (48.656 kendaraan). Puncak volume lalu lintas diprediksi terjadi pada tanggal 29 Desember 2023; 3. Jalan Tol Manado-Bitung, prediksi jumlah peningkatan volume lalu lintas 7.737 kendaraan atau naik 25,4% dari kondisi normal (6.168 kendaraan) dan naik sebesar 3,0% dari realisasi Tahun Baru 2023 (7.511 kendaraan). Puncak volume lalu lintas diprediksi terjadi pada tanggal 30 Desember 2023; 4. Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, prediksi jumlah peningkatan volume lalu lintas 38.022 kendaraan atau naik 47,2% dari kondisi normal (25.835 kendaraan) dan naik sebesar 10% dari realisasi Tahun Baru 2023 (34.562 kendaraan). Puncak volume lalu lintas diprediksi terjadi pada tanggal 31 Desember 2023; 5. Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, prediksi jumlah peningkatan volume lalu lintas 21.051 kendaraan atau naik 121,8% dari kondisi normal (9.493 kendaraan) dan naik sebesar 28,3% dari realisasi Tahun Baru 2023 (16.402 kendaraan). Puncak volume lalu lintas diprediksi terjadi pada tanggal 1 Januari 2024;