Jelang Mudik Lebaran 2026, Jalur Menuju Merak Diklaim 96% Siap Dilalui Pemudik



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan infrastruktur jalan nasional di Provinsi Banten siap melayani arus mudik dan balik Lebaran 2026. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten melaporkan, tingkat kemantapan jalan sepanjang 560 km di wilayah tersebut kini telah mencapai 96%.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan, pemerintah berkomitmen memastikan jaringan jalan dalam kondisi prima demi kenyamanan pemudik, terutama yang menuju penyeberangan Merak–Bakauheni. Targetnya, seluruh pekerjaan preservasi jalan harus steril sebelum puncak arus mudik dimulai.

“Seluruh pekerjaan yang berpotensi mengganggu lalu lintas kami targetkan selesai sebelum H-10 Lebaran. Dengan begitu, badan jalan sudah bersih dari alat berat maupun material sehingga masyarakat dapat memanfaatkan jalan nasional secara optimal selama periode mudik,” kata Dody dalam keterangannya, Jumat (13/3).


Baca Juga: Menkeu Purbaya Pimpin Sidang Debottlenecking, Bahas Hambatan Izin Investasi

Kepala BPJN Banten, Primawan Avicenna menambahkan, beberapa pekerjaan fisik yang sebelumnya berjalan kini telah memasuki tahap penyelesaian akhir. Ia menjamin setelah memasuki periode H-10, tidak akan ada lagi aktivitas pengaspalan maupun pembetonan yang menghambat arus kendaraan.

“Target kami H-10 Lebaran seluruh pekerjaan sudah rampung sehingga pengguna jalan dapat melintas dengan nyaman. Setelah periode tersebut, tidak ada lagi pekerjaan pengaspalan maupun pembetonan di badan jalan,” terangnya.

Selain kesiapan fisik, Kementerian PU menyiagakan 8 posko Lebaran di sepanjang jalan nasional Banten. Untuk mengantisipasi kerusakan jalan akibat cuaca ekstrem, tim di lapangan telah disiapkan untuk melakukan penanganan cepat menggunakan metode Tambalan Cepat Mantap (TCM).

Kementerian PU juga mewaspadai lonjakan kendaraan menuju tiga pelabuhan utama, Merak, Ciwandan, dan Bandar Bakau Jaya (BBJ). Sejumlah titik rawan kepadatan telah diidentifikasi, mulai dari akses Pelabuhan Merak, Simpang Gerem, hingga ruas Serang–Cilegon yang menjadi koridor utama distribusi kendaraan dari Jakarta.

Apabila terjadi antrean panjang, kendaraan akan diarahkan melalui Simpang Gerem menuju jalur arteri untuk mengurai kepadatan sebagaimana skenario pengaturan lalu lintas di pintu keluar Tol KM 98.

Kabar baik bagi pemudik tujuan Banten Selatan, Jalan Tol Serang–Panimbang Seksi 2 ruas Cikulur–Cileles akan dioperasikan secara fungsional. Jalur sepanjang ini dapat dinikmati kendaraan Golongan I tanpa tarif pada periode 12–26 Maret 2026.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Libatkan 143,9 Juta Orang, Kemenhub Siapkan Strategi

Adapun ruas yang difungsionalkan meliputi jalur Cikulur–Cileles yang dapat memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta menuju Banten Selatan menjadi sekitar 2 jam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News