Jelang Pengumuman RDG BI, Saham Bank Loyo Lagi pada Akhir Sesi I Rabu (21/10/2026)



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penguatan saham emiten bank rupanya belum solid. Menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI), harga saham-saham perbankan terpantau lesu. 

Kemarin, Selasa (20/10/2026), bank-bank berkapitalisasi pasar jumbo alias big banks kompak menguat, sejalan dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menguat 5,65% ke level 5.287. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) memimpin dengan catatan penguatan harga 9,84% dalam sehari menjadi Rp 2.790. 

Menyusul PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik harga 9,82% dalam sehari ke Rp 3.690. lalu PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menguat 8.78% dalam sehari menjadi Rp 3.220, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 7,88% dalam sehari menjadi Rp 5.200. 


Baca Juga: BCA Perpanjang Periode Buyback Saham hingga 23 Oktober 2026

Namun, di akhir perdagangan sesi I hari ini, Rabu (21/10/2026), pasar kembali lesu. IHSG turun 0,84% dalam sehari menjadi 5.234,36. 

Di jajaran big banks, penurunan terdalam dicatatkan BBNI, yakni sebesar 2,17% dalam sehari menjadi Rp 3.150. Menyusul BMRI melemah 1,08% menjadi Rp 3.650, lalu BBCA dan BBRI masing-masing turun 0,48% menjadi Rp 5.175 dan 0,36% menjadi Rp 2.780. 

BBRI menjadi saham yang paling banyak dijual pada sesi tadi dengan total net sell di pasar reguler sebesar Rp 117,1 miliar. Di posisi kedua ada BMRI sebesar Rp 106,8 miliar dan di posisi ketiga BBCA sebanyak Rp 73,2 miliar. BBNI juga mencatatkan net sell sebanyak Rp 25,9 miliar. 

Baca Juga: Bank Mandiri (BMRI) Kucurkan Kredit Rp 4 Triliun ke Timah (TINS) terkait DHE SDA

Fenomena ini terjadi jelang pengumuman hasil RDG BI yang menentukan arah suku bunga acuan BI-Rate. Sejak awal tahun, BI sudah menaikkan BI-Rate 100 bps hingga kini di level 5,75%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News