Jemaah Diimbau Jaga Adab dan Hindari Kerumunan di Masjid Nabawi



KONTAN.CO.ID – MADINAH. Pemerintah mengimbau jemaah haji Indonesia untuk menjaga adab dan menghindari kerumunan selama beraktivitas di kawasan Masjid Nabawi.

Imbauan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga kenyamanan, ketertiban, dan kekhusyukan ibadah selama berada di Madinah.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, menekankan pentingnya kedisiplinan jemaah sejak tiba di Madinah.


Setibanya di kota tersebut, jemaah diminta langsung menuju hotel untuk proses check-in, beristirahat, dan menjaga kondisi fisik sebelum menjalankan rangkaian ibadah.

Baca Juga: Sebanyak 1.373 Jemaah Haji Menjalani Rawat Jalan di Madinah

Selama berada di Masjid Nabawi, jemaah dianjurkan memperbanyak shalat berjemaah, shalat sunnah, zikir, dan doa. Bagi yang akan masuk Raudhah, jemaah diminta mengikuti jadwal yang telah ditetapkan petugas serta tetap menjaga ketertiban dan kekhusyukan.

Pemerintah juga mengingatkan agar jemaah menjaga sikap saat berziarah ke makam Rasulullah SAW, dengan menyampaikan salam secara sopan dan tenang serta tetap meniatkan doa hanya kepada Allah SWT.

Secara khusus, jemaah diimbau untuk menjaga adab di area masjid dengan tidak berkerumun, tidak membuat kegaduhan, tidak membawa barang berlebihan, serta menjaga kebersihan.

Untuk menghindari tersesat, jemaah diminta mengingat pintu masuk, membawa kartu identitas termasuk kartu Nusuk, serta bepergian secara berkelompok.

“Tips yang kami berikan selama berada di kawasan Masjid Nabawi, jemaah harap diminta untuk menjaga adab, tidak berkerumun, tidak membuat gaduh, tidak membawa barang berlebihan serta menjaga kebersihan,” tutur Maria dalam konferensi pers, Selasa (28/4/2026).

Baca Juga: Dua Jemaah Haji Indonesia Wafat di Madinah

Sebagai penutup rangkaian ibadah di Madinah, Maria menyebut jemaah dapat melaksanakan ziarah wada sebagai bentuk penghormatan dan perpisahan kepada Rasullullah SAW sebelum melanjutkan perjalanan ke tahap berikutnya dalam ibadah haji.

Adapun ia menyampaikan bahwa hingga Selasa, 28 April 2026, total jemaah yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci mencapai 104 kelompok terbang (kloter) dengan jumlah 40.796 orang.

“Jadi secara kumulatif jumlah jemaah yang telah diberangkatkan ke Tanah Suci data yang kami himpun sebanyak 104 kloter dengan 40.796 jemaah,” ungkapnya.

Baca Juga: Tim Kesehatan Sektor Rutin Visitasi, Cegah Penyakit Jemaah Kambuh Jelang Puncak Haji

Sementara itu, untuk kedatangan di Madinah, tercatat sebanyak 93 kloter dengan total 36.483 jemaah telah tiba dan mulai menempati hotel yang telah disiapkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News