Jemaah Haji Diimbau Siapkan Ceklis Barang Sebelum Berangkat dari Madinah ke Makkah



KONTAN.CO.ID – MADINAH. Pergerakan jemaah haji Indonesia dari Madinah menuju Makkah terus berlangsung secara bertahap menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Tanah Suci. Persiapan fisik, mental, hingga pengecekan barang bawaan menjadi perhatian penting agar perjalanan berjalan lancar tanpa kendala.

Hingga saat ini, sebanyak 165 kloter dengan total 63.822 jemaah dan 660 petugas telah tiba di Kota Makkah untuk menjalankan operasional sekaligus mempersiapkan tahapan ibadah haji berikutnya.

Sementara itu, kedatangan jemaah haji gelombang II melalui Bandara King Abdul Aziz Jeddah juga terus berlangsung. Tercatat sebanyak 28 kloter dengan 10.731 jemaah dan 113 petugas telah tiba di Arab Saudi. Selain itu, sebanyak 2.958 jemaah haji khusus juga telah berada di Tanah Suci dan menjalani rangkaian ibadah sesuai jadwal yang telah ditetapkan.


Pada proses pendorongan jemaah asal Embarkasi Kualanamu (KNO) Kloter 8, suasana keberangkatan terlihat tertib dan lancar tanpa kendala berarti. Saat jemaah mulai keluar dari hotel di Madinah, petugas akomodasi dan transportasi aktif berkoordinasi dengan ketua regu dan rombongan untuk memberikan arahan sebelum jemaah menaiki bus menuju Makkah.

Baca Juga: Konsumsi Jemaah Haji Capai 2,78 Juta Box, Menu Nusantara Hadir di Arab Saudi

Ketua Regu 1 Rombongan 9 Kloter 8 Embarkasi Kualanamu (KNO), Nanda Eko Dinata, mengatakan pihaknya terus mengingatkan jemaah agar tetap tenang dan tidak terburu-buru selama proses keberangkatan.

“Yang penting menjaga mental tetap sehat, jangan terburu-buru. Semua dilakukan dengan tenang, karena kalau terburu-buru pasti banyak kelupaan,” kata Nanda kepada Media Center Haji di Madinah, Jumat (8/5/2026).

Menurut Nanda, persiapan keberangkatan telah dilakukan sejak sehari sebelum proses pendorongan berlangsung. Salah satu langkah penting yang dilakukan adalah meminta jemaah membuat daftar atau ceklis barang bawaan agar tidak ada perlengkapan penting yang tertinggal.

“Kami siapkan list barang, apa saja yang dibawa, baik kebutuhan pribadi maupun perlengkapan yang akan dipakai di Makkah. Jadi saat koper dikumpulkan delapan jam sebelumnya semuanya sudah siap,” ungkap Nanda.

Selain memastikan kelengkapan barang bawaan, ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi tubuh di tengah cuaca panas Arab Saudi. Menurutnya, konsumsi air putih perlu ditingkatkan untuk mencegah dehidrasi selama menjalankan ibadah.

Baca Juga: Kemenhaj RI Pastikan Layanan Haji 2026 di Madinah Berjalan Optimal

“Kalau biasanya cukup dua liter sehari, di cuaca panas seperti ini harus lebih banyak minum air putih supaya tidak dehidrasi,” ucapnya.

Nanda juga mengajak jemaah memperkuat kesiapan spiritual dengan memperbanyak ibadah wajib maupun sunah selama berada di Madinah, termasuk melaksanakan shalat berjamaah di Masjid Nabawi.

Ia menilai pelayanan petugas haji Indonesia tahun ini sangat membantu kebutuhan jemaah, baik dari sisi pembimbing ibadah maupun layanan kesehatan.

“Petugas-petugas dari Indonesia sangat membantu dan melayani sesuai kebutuhan jemaah. Teman-teman yang sakit juga langsung ditangani dengan baik,” katanya.

Nanda berharap seluruh jemaah Indonesia dapat menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar, sehat, aman, dan khusyuk hingga kembali ke Tanah Air.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News