Jemaah Haji Jakarta-Banten Menjalankan Umrah Wajib di Makkah



KONTAN.CO.ID – MADINAH. Jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam kloter Jakarta-Banten (JKB 03) melaksanakan umrah wajib dari pemondokan mereka di Hotel Alhidayah Tower Company pada Minggu (3/5/2026) pagi waktu setempat. Sekitar 120 jemaah diberangkatkan menuju Masjidil Haram untuk menunaikan rangkaian ibadah perdana setibanya di Tanah Suci.

Kepala Rombongan JKB 03, Mohammad Rizki, mengatakan rombongan baru tiba di hotel di Makkah dari Madinah pada tengah malam. Karena itu, para jemaah belum sempat melakukan penilaian secara menyeluruh terhadap layanan yang diterima.

"Kebetulan kita baru datang. Hari ini tadi pada jam 12 malam. Jadi belum mengetahui seperti apa," ujarnya saat ditemui di sela persiapan keberangkatan jemaah dari hotel ke Masjidil Haram, Minggu (3/5/2026).


Baca Juga: Surplus Dagang RI Diprediksi Meningkat Menjadi US$ 2,77 Miliar pada Maret 2026

Meski baru tiba, lanjutnya, jemaah sudah merasakan layanan dasar berjalan dengan baik, terutama untuk konsumsi dan akomodasi.

“Alhamdulillah untuk masalah konsumsi datang tepat waktu. Makanan selamat datang dikasih di malam hari. Pagi pun tepat waktu, makanan sudah datang," kata Rizki.

Rizki menegaskan seluruh jemaah dapat langsung menempati kamar begitu tiba di hotel. Ia menyebut proses pembagian kamar berjalan lancar tanpa kendala.

Terkait konsumsi, menurut dia, menu yang disediakan cukup sesuai dengan cita rasa khas Indonesia sehingga dapat diterima dengan baik oleh para jemaah. Sejauh ini, pihaknya juga belum menemukan persoalan dalam layanan konsumsi yang diberikan.

Secara keseluruhan, kondisi jemaah dilaporkan tetap prima menjelang pelaksanaan umrah wajib. "Kondisi jemaah secara umum alhamdulillah sehat semua," kata Rizki.

Namun, pihak kloter melakukan pemetaan khusus untuk jemaah lansia atau yang membutuhkan pendampingan, terutama karena faktor cuaca di Makkah yang cukup terik. Untuk itu, sebagian jemaah lansia dijadwalkan berangkat umrah wajib di malam hari demi kenyamanan dan keamanan ibadah.

"Yang lumayan sepuh, yang memang berpotensi untuk didorong. Kita ambil langkah ba'da Isya untuk berangkatnya," jelasnya.

Baca Juga: KAI: 81 Korban Luka Kecelakaan Argo Bromo Anggrek Sudah Pulang

Rizki menjelaskan, dari total jumlah jemaah, sekitar belasan orang dijadwalkan berangkat pada malam hari setelah salat Isya untuk melaksanakan umrah wajib. Menurut dia, keputusan tersebut diambil karena mempertimbangkan kondisi cuaca yang cukup terik pada siang hari, sehingga jumlah jemaah yang berkumpul untuk keberangkatan pagi menjadi berkurang sekitar 12 orang.

Sebagai informasi, total jemaah haji yang sudah tiba di Makkah dari Madinah per 3 Mei 2026 adalah sebanyak 23.245. Sebanyak 5.519 jemaah dijadwalkan tiba hari di Makkah pada Minggu (3/5/2026).

Mereka terbagi dalam 14 kloter yang berasal dari embarkasi Surabaya (SUB), Solo (SOC), Batam (BTH), Jakarta-Bekasi (JKS), Jakarta-Pondok Gede (JKG), Lombok (LOP), Yogyakarta (YIA), Padang (PGD), Kertajati (KJT), dan Makassar (UPG).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: