JAKARTA. Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal berniat terus memantau perkembangan angkutan penyeberangan laut di Selat Madura setelah Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) resmi beroperasi sejak Rabu (10/6) pekan lalu. Menurut Jusman, Pemerintah berkepentingan mengawasi kelanjutan industri pelayaran di selat tersebut. Pemerintah akan menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi merosotnya pengguna jasa angkutan penyeberangan di kawasan itu. "Kami akan lakukan pemantauan hingga tiga bulan ke depan untuk melihat situasi dan dampaknya bagi bisnis penyeberangan," ujar Jusman, dalam perjalanan ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Senin (15/6) kemarin.
Jembatan Suramadu Mulai Operasi, Armada Ferry Bakal Beralih Fungsi
JAKARTA. Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal berniat terus memantau perkembangan angkutan penyeberangan laut di Selat Madura setelah Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) resmi beroperasi sejak Rabu (10/6) pekan lalu. Menurut Jusman, Pemerintah berkepentingan mengawasi kelanjutan industri pelayaran di selat tersebut. Pemerintah akan menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi merosotnya pengguna jasa angkutan penyeberangan di kawasan itu. "Kami akan lakukan pemantauan hingga tiga bulan ke depan untuk melihat situasi dan dampaknya bagi bisnis penyeberangan," ujar Jusman, dalam perjalanan ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, Senin (15/6) kemarin.