KONTAN.CO.ID - TOKYO. Jepang berencana melepas cadangan minyak setara 20 hari kebutuhan nasional mulai Mei guna menjaga stabilitas pasokan energi domestik di tengah gangguan besar pada rantai pasok global akibat konflik di Timur Tengah, demikian disampaikan Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam rapat kabinet pada Jumat. Langkah ini diambil seiring upaya Jepang mencari sumber minyak dari luar kawasan Timur Tengah, ketika ketegangan regional terus mengganggu aliran energi dunia. Amerika Serikat dan Iran memang telah menyepakati gencatan senjata selama dua minggu untuk perang yang dimulai pada akhir Februari, namun belum ada tanda Iran akan mencabut blokade hampir total di Selat Hormuz, jalur vital pengiriman minyak global. Jepang sendiri sangat bergantung pada Timur Tengah untuk sekitar 95% impor minyaknya. Sejak 16 Maret, negara itu telah mulai melepas cadangan minyak, baik secara unilateral maupun bersama negara lain, dalam rencana penyediaan pasokan hingga 50 hari. Tambahan 20 hari ini akan berasal dari cadangan pemerintah.
Jepang Akan Lepas Cadangan Minyak 20 Hari di Tengah Krisis Pasokan Global
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Jepang berencana melepas cadangan minyak setara 20 hari kebutuhan nasional mulai Mei guna menjaga stabilitas pasokan energi domestik di tengah gangguan besar pada rantai pasok global akibat konflik di Timur Tengah, demikian disampaikan Perdana Menteri Sanae Takaichi dalam rapat kabinet pada Jumat. Langkah ini diambil seiring upaya Jepang mencari sumber minyak dari luar kawasan Timur Tengah, ketika ketegangan regional terus mengganggu aliran energi dunia. Amerika Serikat dan Iran memang telah menyepakati gencatan senjata selama dua minggu untuk perang yang dimulai pada akhir Februari, namun belum ada tanda Iran akan mencabut blokade hampir total di Selat Hormuz, jalur vital pengiriman minyak global. Jepang sendiri sangat bergantung pada Timur Tengah untuk sekitar 95% impor minyaknya. Sejak 16 Maret, negara itu telah mulai melepas cadangan minyak, baik secara unilateral maupun bersama negara lain, dalam rencana penyediaan pasokan hingga 50 hari. Tambahan 20 hari ini akan berasal dari cadangan pemerintah.
TAG: