Jepang bantu Sumut dalam teknologi air bersih



MEDAN. Pemerintah Jepang menyatakan kesiapan membantu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam teknologi pengolahan air bersih. Bantuan itu diharapkan mampu mengatasi kendala memenuhi kebutuhan air penduduk khususnya di kawasan pesisir pantai.

Konsul Jenderal Jepang di Medan Yuji Hamada mengatakan, teknologi pengolahan air bersih yang akan dibantu di Sumut tersebut merupakan rangkaian project people to people untuk menunjang taraf hidup masyarakat Sumut. Terutama ditujukan bagi mereka yang tinggal di daerah pesisir pantai yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih.

Dia mengatakan itu saat bertemu dengan Wakil Gubernur Sumut H T Erry Nuradi sebagai lanjutan pertemuan Forum Sumatera-Jepang dimana salah satunya juga membahas tentang rencana Jepang membantu Sumut dalam pengolahan air bersih menggunakan teknologi sederhana.


"Teknologinya dan alat untuk pengelolaan air bersih itu sederhana. Namun sudah terbukti dan diterapkan di Jepang selama berabad-abad sehingga diyakini mudah juga diterapkan di Sumut," katanya.

Yuji Hamada menegaskan, sebagian alat yang digunakan dari bambu, namun reknologi pengolahan air itu dapat menyuplai air tanah dari kedalaman hingga 1.400 meter. Menurut dia, teknologi itu tepat bagi masyarakat di daerah pantai yang kesulitan mendapatkan air bersih.

Wakil Gubernur Sumut, H T Erry Nuradi, mengaku gembira dengan bantuan Jepang itu karena kebutuhan air bersih di sejumlah kawasan terutama di daerah pesisir pantai timur dan barat Sumatera masih sangat besar.

"Tidak sedikit daerah di Sumut yang hingga kini masih kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan minum, cuci dan lain sebagainya. Jadi jika ada teknologi sederhana dan biayanya terjangkau, maka tentunya menjadi solusi tepat bagi Sumut," katanya.

Dia menegaskan, Pemprov Sumut akan mendukung penuh langkah Pemerintah Jepang dan berharap pemerintah kabupaten/kota di Sumut yang daerahnya menjadi proyek percontohan juga memberi dukungan.

"Dalam merealisasikan program itu sebaiknya dilakukan sosialisasi agar masyarakat mendapat pemahaman tentang manfaat dan kegunaan teknologi pengolahan air bersih itu,"ujarnya.

Erry menyebutkan, Indonesia-Jepang telah menjalin kerja sama berbagai bidang seperti pertanian dengan Kabupaten Serdang Bedagai, peternakan dengan Langkat, energi dengan Tapanuli Utara dan kerja sama di bidang lingkungan hidup yakni pengelolaan sampah untuk kompos dengan Pemerintah Kota Medan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Uji Agung Santosa