TOKYO. Setelah lebih dari satu tahun dimatikan, Jepang kembali mengaktifkan reaktor nuklirnya untuk pertama kalinya sejak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima meleleh tahun lalu. Krisis itu digambarkan sebagai musibah nuklir terburuk sejak Chernobyl tahun 1986. Pengaktifan kembali dilakukan pemerintah memerintahkan serentetan tes. Hasilnya, reaktor di Ohi dinyatakan lolos menjalani uji tekanan. Juni, perdana menteri Jepang, Yoshihiko Noda meminta dukungan pengaktifan kembali, karena tenaga nuklir dinilai memainkan peran yang sangat krusial bagi ekonomi negara. Pada 2011, 50 PLTN di Jepang dimatikan setelah reaktor di Fukushima meleleh akibat dihantam tsunami dan gempa.
Jepang kembali menyalakan reaktor nuklir
TOKYO. Setelah lebih dari satu tahun dimatikan, Jepang kembali mengaktifkan reaktor nuklirnya untuk pertama kalinya sejak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima meleleh tahun lalu. Krisis itu digambarkan sebagai musibah nuklir terburuk sejak Chernobyl tahun 1986. Pengaktifan kembali dilakukan pemerintah memerintahkan serentetan tes. Hasilnya, reaktor di Ohi dinyatakan lolos menjalani uji tekanan. Juni, perdana menteri Jepang, Yoshihiko Noda meminta dukungan pengaktifan kembali, karena tenaga nuklir dinilai memainkan peran yang sangat krusial bagi ekonomi negara. Pada 2011, 50 PLTN di Jepang dimatikan setelah reaktor di Fukushima meleleh akibat dihantam tsunami dan gempa.