KONTAN.CO.ID - STUTTGART. Friedrich Merz, Kanselir Jerman, pada Sabtu (21/2/2026) menyatakan bahwa beban tarif terhadap perekonomian Jerman diperkirakan lebih rendah setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) membatalkan sebagian besar tarif perdagangan yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump. Dalam wawancara dengan stasiun penyiaran Jerman, ARD, Merz menyebutkan perlunya pembicaraan dengan Washington sebelum perusahaan-perusahaan Jerman bisa menagih kembali miliaran dolar akibat tarif tersebut. Ia juga menegaskan bahwa negara-negara Uni Eropa akan berkoordinasi secara erat menjelang kunjungan Merz ke AS. “Kami akan memiliki posisi Eropa yang sangat jelas tentang hal ini, karena kebijakan tarif merupakan urusan Uni Eropa, bukan negara anggota secara individual, dan saya akan pergi ke Washington dengan posisi Eropa yang terkoordinasi,” ujar Merz.
Jerman Percaya Beban Tarif Bakal Lebih Ringan Setelah MA Batalkan Tarif Trump
KONTAN.CO.ID - STUTTGART. Friedrich Merz, Kanselir Jerman, pada Sabtu (21/2/2026) menyatakan bahwa beban tarif terhadap perekonomian Jerman diperkirakan lebih rendah setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) membatalkan sebagian besar tarif perdagangan yang diberlakukan oleh Presiden Donald Trump. Dalam wawancara dengan stasiun penyiaran Jerman, ARD, Merz menyebutkan perlunya pembicaraan dengan Washington sebelum perusahaan-perusahaan Jerman bisa menagih kembali miliaran dolar akibat tarif tersebut. Ia juga menegaskan bahwa negara-negara Uni Eropa akan berkoordinasi secara erat menjelang kunjungan Merz ke AS. “Kami akan memiliki posisi Eropa yang sangat jelas tentang hal ini, karena kebijakan tarif merupakan urusan Uni Eropa, bukan negara anggota secara individual, dan saya akan pergi ke Washington dengan posisi Eropa yang terkoordinasi,” ujar Merz.