Jerman peringatkan bahaya proteksionisme



BERLIN. Wakil Kanselir Jerman Sigmar Gabriel pada Rabu (25/1) memperingatkan bahaya proteksionisme dalam pidatonya tentang laporan ekonomi tahunan.

"Jerman secara fundamental bergantung pada pasar terbuka dan perdagangan bebas," kata Gabriel, yang juga Menteri Urusan Ekonomi dan Energi Jerman.

Berbicara tentang kecenderungan jelas ke arah proteksionisme di seluruh dunia, Gabriel menyebutkan Brexit dan pernyataan-pernyataan yang dibuat oleh Presiden AS baru Donald Trump, mengatakan sudut pandang proteksionis "dengan cara yang salah" dan bahwa "penutupan pasar membuat semua lebih miskin".


Menurut laporan itu, pemerintah Jerman memperkirakan produk domestik bruto tumbuh sebesar 1,4 % pada 2017, atau 0,5 % lebih rendah dari tahun sebelumnya. "Ekonomi Jerman berada dalam kondisi sangat baik," kata Gabriel.

Selain itu, 320.000 pria dan wanita cenderung mencari pekerjaan baru dan tingkat pengangguran diperkirakan akan turun menjadi 6,0 %, menurut Gabriel.

Ini adalah laporan ekonomi tahunan Gabriel yang terakhir, karena pada Selasa ia mengumumkan tidak akan berdiri lagi untuk Kanselir dalam pemilu Jerman pada September.

Editor: Yudho Winarto