JIEP Ekspansi Gudang Modern di Pulogadung, Bidik Lonjakan Permintaan Logistik



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tingginya permintaan fasilitas logistik di Jabodetabek mendorong PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) atau PT JIEP mempercepat ekspansi pergudangan modern di Kawasan Industri Pulogadung, Jakarta Timur.

Langkah ini dilakukan melalui pembangunan fasilitas baru dan revitalisasi gudang eksisting untuk menyediakan fasilitas penyimpanan yang lebih modern dan sesuai kebutuhan pelaku usaha.

Berdasarkan Colliers Quarterly Property Market Report Q1 2026, tingkat hunian atau occupancy rate pasar logistik Greater Jakarta mencapai 95,8% pada kuartal I 2026. 


Baca Juga: Ciputra Group Tangkap Potensi Pergudangan Modern Kalsel Lewat Bizpark

Tingginya okupansi tersebut terjadi di tengah terbatasnya pasokan baru, sementara permintaan tetap datang dari berbagai sektor, seperti penyedia jasa logistik pihak ketiga (3PL), e-commerce, FMCG, elektronik, farmasi, kendaraan listrik (EV), hingga energi terbarukan.

Direktur Utama PT JIEP Dharma Satriadi mengatakan kondisi tersebut menjadi momentum bagi JIEP untuk mengoptimalkan aset sekaligus menambah kapasitas pergudangan.

“Tingginya kebutuhan fasilitas pergudangan menunjukkan sektor logistik semakin krusial bagi aktivitas perekonomian Jakarta,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).

Sejak 2025, JIEP secara bertahap merevitalisasi dan mengoperasikan pergudangan modern seri Nawasena dan Arjuna, antara lain Nawasena I, Nawasena II, Nawasena III.a, Nawasena III.b, dan Arjuna 1. 

Baca Juga: Pasar Logistik Tumbuh, ESR-INA Bangun Dua Gudang di Cikarang

Fasilitas tersebut memiliki luas sekitar 432 meter persegi hingga 1.550 meter persegi dan dilengkapi loading dock, area parkir, CCTV, hydrant, automatic rolling door, area kantor, serta fasilitas keamanan.

Memasuki 2026, JIEP melanjutkan pengembangan dengan memasarkan gudang yang telah direvitalisasi sesuai spesifikasi calon penyewa, yakni Nawasena IV, Nawasena V, dan Arjuna 2.

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari strategi JIEP mengoptimalkan aset secara bertahap melalui belanja modal atau capital expenditure (CAPEX). Pada 2026, perseroan mengalokasikan CAPEX untuk pembangunan Nawasena 2, Nawasena 3, dan Arjuna 1.

Penguatan fasilitas juga berlanjut melalui renovasi Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP) Tipe D Blok M1–M4 dan O1–O4, serta BPSP Tipe B Blok B1–B4. JIEP juga menyiapkan pengembangan Arjuna 4 di Blok D1–D2, Arjuna 5 di Blok B5–B6, dan Arjuna 6 di Blok C3–C4.

Baca Juga: Lalamove Ekspansi Layanan ke Riyadh, Bidik Sektor UKM di Arab Saudi

Ekspansi tersebut ditopang posisi Kawasan Industri Pulogadung yang memiliki luas 433 hektare di Jakarta Timur. Lokasinya berada dekat simpul konektivitas dan jaringan transportasi utama Jabodetabek sehingga mendukung aktivitas penyimpanan dan distribusi barang.

Pengembangan pergudangan ini sekaligus menjadi bagian dari konsep Sustainable Warehouse Transformation yang diusung JIEP. Konsep tersebut mencakup penerapan modern warehouse management, sistem clustering, transformasi BPSP menjadi smart warehouse, serta pengembangan ekosistem layanan logistik yang berkelanjutan bagi pelaku industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: