JIEP Tawarkan Peluang Investasi Kawasan Industri Pulogadung ke Pengusaha China



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) atau PT JIEP bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta gencar mempromosikan peluang investasi kawasan industri kepada pelaku usaha China melalui forum business matching di Shenzhen. 

Langkah ini ditujukan untuk menarik investasi strategis sekaligus mendorong transformasi kawasan industri Pulogadung menjadi pusat industri modern dan berkelanjutan di Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa investasi di kawasan tersebut tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan kota masa depan. 


Baca Juga: Dongkrak Daya Saing & Investasi Kawasan Industri, JIEP Genjot Infrastruktur Digital

"Investasi di JIEP bukan hanya tentang keuntungan bisnis, tetapi juga tentang berkontribusi dalam pembangunan masa depan perkotaan yang modern, inklusif, dan ramah lingkungan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4/2026).

Kehadiran langsung Gubernur dalam forum ini mencerminkan keseriusan Pemprov DKI Jakarta dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, termasuk melalui kemudahan perizinan dan dukungan terhadap pengembangan Kawasan Industri Pulogadung sebagai destinasi investasi strategis.

Forum JIEP Business Matching di Shenzhen dihadiri lebih dari 50 pengusaha dari berbagai sektor, seperti teknologi, manufaktur, konstruksi, dan pengelolaan kawasan industri. 

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi panel yang mempertemukan PT JIEP, pemerintah daerah, dan calon investor untuk membahas peluang kerja sama secara konkret.

Sejumlah pelaku usaha China menyatakan ketertarikan untuk berinvestasi, khususnya di Kawasan Industri Pulogadung, dan berencana menindaklanjuti peluang tersebut dalam waktu dekat.

Direktur Utama PT JIEP, Satrio Witjaksono, menyebut forum ini sebagai momentum strategis untuk memperluas kemitraan global dan mempercepat realisasi investasi. 

Baca Juga: Strategi SDM Jadi Motor Bisnis, PT JIEP Dorong Daya Saing Kawasan Industri

Ia menegaskan, JIEP tengah bertransformasi menjadi kawasan industri modern berbasis teknologi dengan ekosistem terintegrasi dan konektivitas transportasi publik.

Saat ini, JIEP mengembangkan remasterplan jangka panjang selama 25 tahun untuk mengubah kawasan seluas sekitar 433 hektare menjadi Integrated Hi-Tech Industrial and Innovation District. 

Pengembangan tersebut mencakup proyek Transit Oriented Development (TOD), pembangunan modern smart warehouse, serta kawasan mixed-use yang terintegrasi dengan infrastruktur digital dan transportasi.

Sebagai kawasan industri pertama di Indonesia yang berdiri sejak 1973, JIEP memiliki posisi strategis di Jakarta dengan akses langsung ke pelabuhan, bandara, dan jaringan transportasi utama. 

Baca Juga: HKI Usul Bentuk Tim Percepatan Kawasan Industri untuk Mengurai Hambatan Investasi

Dukungan dari Pemprov DKI Jakarta dan Holding BUMN Danareksa juga memperkuat kepastian investasi melalui tata kelola profesional, kemudahan perizinan, serta regulasi yang terintegrasi.

Melalui forum ini, JIEP berharap dapat menjalin kemitraan strategis dengan investor China, yang tidak hanya menghasilkan kerja sama bisnis, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, transfer teknologi, dan pengembangan kawasan industri modern yang berkelanjutan di Jakarta.

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/04/24/181200226/jiep-bidik-investor-china-tawarkan-kawasan-industri-modern-di-pulogadung.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News