Jika banjir sampai Senin, harga sayur naik



JAKARTA. Curah hujan tinggi yang diprediksi terus terjadi hingga Kamis pekan ini, belum akan membuat harga sayuran dan buah di pasar naik. Kenaikan bisa terjadi jika kondisi ini berlanjut sampai Senin pekan depan.

Andai banjir melanda sampai Senin pekan depan, Asosiasi Eksportir Importir Buah dan Sayuran Segar Indonesia atau ASEIBSSINDO memprediksi, harga sayuran dan buah akan naik sekitar 5% sampai 10%. 

Khafid Sirotudin, Ketua Umum ASEIBSSINDO mengatakan, distribusi sayru dan buah di Jabodetabek sudah mulai sulit sejak Senin dan Selasa ini. Alhasil, banyak buah dan sayuran menumpuk di gudang.


Namun, menurut Khafid, kondisi masih normal. “Stok sayuran di pasar modern masih cukup untuk tujuh hari,” kata dia, Selasa (10/2). Sedangkan di pasar modern, kemungkinan harga cenderung turun di tengah penurunan kualitas.

Lain soal jika kondisi ini berlarut sampai Senin pekan depan. Dipastikan harga bakal menanjak naik sebab distribusi yang terhambat soal waktu sampai membuat beban ongkos naik hingga 5% sampai 10%. Harga sayuran dan buah akan mengikuti kenaikan biaya distribusi. 

Harga cabai dan bawang merah selama Febaruari ini memang melandai. Data harga dari Kementerian Perdagangan mencatat harga cabai merah keriting terus turun dari Rp 33.253 per kilogram (kg) menjadi Rp 30.584 per kg hingga harga terakhir di Rp 30.356 per kg. Sedangkan harga bawang merah juga turun menjadi Rp 22.045 per kg saat ini dari Rp 22.285 per kg sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia