KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham empat bank besar berpotensi menanggung sebagian besar tekanan jual jika Morgan Stanley Capital International (MSCI) menurunkan status pasar saham Indonesia dari kelompok emerging marketmenjadi frontier market. Keempat saham tersebut adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Analis Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nurkholis Syafruddin menjelaskan, keempat bank tersebut memiliki bobot gabungan mencapai 71,7% dalam indeks MSCI Indonesia yang kini hanya terdiri dari sembilan saham, dengan kapitalisasi pasar saham beredar (free float) sebesar US$ 53,4 miliar. Dalam riset Jumat (16/10/2026), Nurkholis menyebut BBCA menjadi konstituen terbesar dengan bobot 31,4%. Dengan komposisi tersebut, hampir tiga perempat potensi arus dana keluar dari investor pasif diperkirakan akan terkonsentrasi pada empat saham bank tersebut.
Jika MSCI Turunkan Status RI, Saham Big Bank Bisa Jadi Sasaran Jual, Ini yang Menarik
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham empat bank besar berpotensi menanggung sebagian besar tekanan jual jika Morgan Stanley Capital International (MSCI) menurunkan status pasar saham Indonesia dari kelompok emerging marketmenjadi frontier market. Keempat saham tersebut adalah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI). Analis Mirae Asset Sekuritas Muhammad Nurkholis Syafruddin menjelaskan, keempat bank tersebut memiliki bobot gabungan mencapai 71,7% dalam indeks MSCI Indonesia yang kini hanya terdiri dari sembilan saham, dengan kapitalisasi pasar saham beredar (free float) sebesar US$ 53,4 miliar. Dalam riset Jumat (16/10/2026), Nurkholis menyebut BBCA menjadi konstituen terbesar dengan bobot 31,4%. Dengan komposisi tersebut, hampir tiga perempat potensi arus dana keluar dari investor pasif diperkirakan akan terkonsentrasi pada empat saham bank tersebut.