JMA Syariah incar premi Rp 120 miliar di 2018



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi alias JMA Syariah makin optimistis menatap tahun 2018. Pasalnya, di tahun depan perseroan ini menargetkan kontrubusi atawa premi bisa melompat tiga kali lipat dari realisasi tahun ini.

Direktur Utama JMA Syariah Ibrahim mengatakan, tahun depan JMA Syariah mematok perolehan kontribusi sebesar Rp 120 miliar. Ini artinya, target tersebut diperkirakan tumbuh tiga kali lipat dari realisasi tahun ini. Per Oktober 2017, JMA Syariah telah mengantongi kontribusi sebesar Rp 45 miliar. Angka tersebut menurutnya sudah mencapai 100% dari target tahun ini.

Sebagai informasi, pada 18 Desember 2017 nanti, JMA Syariah siap melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai perusahaan asuransi jiwa publik pertama di Indonesia. 


Guna menggapai target tersebut, JMA Syariah juga tengah berancang-ancang menyiapkan strategi. Pertama, mengembangkan pemasaran ke daerah potensial. Ibrahim juga optimistis berkat bersinergi dengan Kospin Jasa bisa meningkatkan kontribusi perseroan. Apalagi, saat ini Kospin Jasa telah memiliki data sebanyak 700.000 akun nasabah. 

"Pasarnya sangat potensial sekali, apalagi Kospin Jasa juga memiliki 140 kantor cabang," ujar Ibrahim, Kamis (23/11).

Lalu kedua, JMA Syariah akan menjaga keberlangsungan usaha dengan melakukan diversifikasi produk. Tahun depan, JMA Syariah berencana meluncurkan enam produk. Dengan begitu, ini akan melengkapi jumlah produk perseroan yang saat ini baru mencapai 10 produk.

Ketiga, menjalin kerja sama dengan pihak lain untuk memperluas jaringan. Dalam hal ini, JMA Syariah akan meningkatkan kerjasama dengan rumah sakit, perusahaan asuransi lain maupun korporasi guna meningkatkan kinerja perusahaan.

"Kami percaya potensi bisnis syariah masih akan terus bertumbuh di beberapa tahun mendatang," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Rizki Caturini