KONTAN.CO.ID - Presiden AS Joe Biden berencana untuk berbicara dengan Presiden China Xi Jinping dalam beberapa minggu mendatang. Hal tersebut diungkapkan oleh Gedung Putih pada hari Rabu (28/8/2024). Ini kemungkinan kontak tatap muka terakhir antara kedua pemimpin sebelum pemilihan presiden AS digelar pada bulan November.
Politico memberitakan, rencana untuk panggilan telepon tersebut dibahas di Beijing antara Menteri Luar Negeri China Wang Yi dengan penasihat keamanan nasional AS Jake Sullivan, yang berada di China selama tiga hari untuk pertemuan yang direncanakan. Panggilan telepon yang akan datang akan menjadi komunikasi telepon kedua dari kedua pemimpin tersebut sejak pertemuan langsung mereka di California pada bulan November. Beijing mengonfirmasi rencana untuk panggilan telepon tersebut dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri yang mengatakan "putaran interaksi baru" antara kedua pemimpin akan terjadi dalam waktu dekat. Sullivan dan Wang juga membahas perlunya langkah konkret untuk mengatasi krisis iklim selama kunjungan ke Beijing oleh John Podesta, penasihat senior Biden untuk kebijakan iklim internasional, dalam beberapa Waktu ke depan. Baca Juga: Wawancara Trump dengan Musk Sempat Terhambat Gangguan Teknologi Para pakar iklim mengatakan bahwa keselarasan AS-Tiongkok dalam isu keuangan iklim sangat penting bagi keberhasilan konferensi COP29 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada bulan November. Beijing mengisyaratkan bahwa mereka terbuka terhadap komunikasi tingkat tinggi AS-China untuk menjaga hubungan yang stabil. Hal itu akan mencakup panggilan video antara komandan militer Indo-Pasifik AS dan China, dan dialog antarpemerintah AS-China tentang kecerdasan buatan pada waktu yang tepat.