KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Johnson & Johnson mengatakan akan menghentikan studi lapangan tahap tengah yang mengevaluasi kemanjuran pil eksperimentalnya untuk pencegahan demam berdarah setelah memprioritaskan kembali portofolio R&D penyakit menular pembuat obat tersebut. Mengutip Reuters, Jumat (4/10), perusahaan mengungkapkan tidak ada masalah keamanan yang teridentifikasi dalam studi tersebut. Menurut data yang disajikan oleh J&J pada bulan Oktober tahun lalu dari studi tahap tengah lainnya, enam dari 10 peserta obat mosnodenvir tidak menunjukkan virus demam berdarah yang terdeteksi dalam darah mereka setelah disuntik dengan jenis demam berdarah.
Johnson & Johnson Hentikan Studi Obat Demam Berdarah
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Johnson & Johnson mengatakan akan menghentikan studi lapangan tahap tengah yang mengevaluasi kemanjuran pil eksperimentalnya untuk pencegahan demam berdarah setelah memprioritaskan kembali portofolio R&D penyakit menular pembuat obat tersebut. Mengutip Reuters, Jumat (4/10), perusahaan mengungkapkan tidak ada masalah keamanan yang teridentifikasi dalam studi tersebut. Menurut data yang disajikan oleh J&J pada bulan Oktober tahun lalu dari studi tahap tengah lainnya, enam dari 10 peserta obat mosnodenvir tidak menunjukkan virus demam berdarah yang terdeteksi dalam darah mereka setelah disuntik dengan jenis demam berdarah.