JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintah akan serius menyelesaikan persoalan dwelling time atawa jangka waktu bongkar muat yang selama ini masih membebani dunia usaha. Presiden pun menjanjikan pelayanan dwelling time akan ditingkatkan menjadi tiga hari pada April mendatang. Peresiden Jokowi mengatakan, pada Januari lalu proses dwelling time mencapai 4,7 hari. Masa bongkar muat ini masih kalah jauh ketimbang negara Asean lain seperti Singapura yang hanya satu hari dan Malaysia yang dua hari. "Saya ingin mendekati angka yang saya targetkan, bulan ini atau bulan depan Insya Allah sudah tiga hari. Sehingga efesiensi makin kelihatan," kata Presiden Jokowi ketika meresmikan pusat logistik berikat (PLB) PT Cipta Krida Bahari di Jakarta, Kamis (10/3).
Jokowi: April, dwelling time harus tiga hari
JAKARTA. Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintah akan serius menyelesaikan persoalan dwelling time atawa jangka waktu bongkar muat yang selama ini masih membebani dunia usaha. Presiden pun menjanjikan pelayanan dwelling time akan ditingkatkan menjadi tiga hari pada April mendatang. Peresiden Jokowi mengatakan, pada Januari lalu proses dwelling time mencapai 4,7 hari. Masa bongkar muat ini masih kalah jauh ketimbang negara Asean lain seperti Singapura yang hanya satu hari dan Malaysia yang dua hari. "Saya ingin mendekati angka yang saya targetkan, bulan ini atau bulan depan Insya Allah sudah tiga hari. Sehingga efesiensi makin kelihatan," kata Presiden Jokowi ketika meresmikan pusat logistik berikat (PLB) PT Cipta Krida Bahari di Jakarta, Kamis (10/3).