Jokowi memperkuat peran Bappenas



JAKARTA. Di awal pemerintahannya, Presiden Joko Widodo membuat sejumlah gebrakan dan perubahan. Setelah kemarin dia membuat gebrakan dengan memilih sebagian besar menterinya dari kalangan profesional, kali ini gebrakan dilakukan terhadap Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Jika di era Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Bappenas atau Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional berada di bawah Kementerian Koordinator, di eranya, kementerian tersebut dinaikkan posisinya setingkat dengan Kementerian Sekretariat Negara dan langsung berada di bawah presiden. "Boleh dikatakan, Bappenas di era sekarang lebih kuat," kata Adrinof Chaniago, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas di Jakarta Senin (27/10).

Adrinof mengatakan dengan posisi yang sekarang ini kementeriannya akan mendapatkan keleluasaan tugas dan gerak. Selain menyiapkan rencana strategis, Bappenas juga bisa memberikan peringatan kepada kementerian dan lembaga yang melaksanakan rencana yang telah mereka buat.


"Jadi BappenasĀ sekarang melintas di antara semua kementerian, dan saya rasa memang harus demikian, bisa berikan peringatan, jawaban dan solusi, kita bisa berikan arahan, panduan untuk meningkatkan kerja semua unsur lembaga," katanya.

Armida Alisjahbana, mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas sementara itu berharap, penguatan posisi Bappenas yang dilakukan oleh Jokowi tersebut bisa membuat kerja Bappenas maksimal. "Dengan penguatan ini kami rasa Bappenas juga bisa langsung bantu presiden merealisasikan janji yang telah dia ucapkan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia