Jokowi minta Indonesia manfaatkan ceruk peluang akibat virus korona



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo meminta jajarannya pemerintahannya memanfaatkan peluang akibat virus corona. Menurutnya, penyebaran virus corona memberi dampak bagi perdagangan dunia. Terdapat ceruk peluang yang dimanfaatkan dalam perdagangan.

"Ada peluang untuk memanfaatkan ceruk pasar ekspor di negara lain yang sebelumnya mengimpor produk yang sama dari China," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas, Selasa (4/2).

Baca Juga: Jokowi minta kalkulasi dampak ekonomi bagi Indonesia akibat virus corona


Pemanfaatan potensi juga dilakukan di sektor pariwisata. Sejak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan virus corona dalam status darurat global dunia, banyak negara yang menghentikan sementara penerbangan dari dan ke China.

Termasuk Indonesia akan menghentikan sementara penerbangan dari dan ke China. Kebijakan tersebut akan mulai dilakukan pada hari Rabu (5/2) pukul 00.00 WIB. "Dalam jangka pendek saya juga minta untuk menyasar ceruk pasar wisman yang sedang cari alternatif untuk destinasi wisata karena batal berkunjung ke China," terang Jokowi.

Baca Juga: Ada sejumlah saham yang sudah oversold, apa saran analis?

Berdasarkan data Pusat Sistem Sains dan Teknik (CSSE) di Universitas Johns Hopkins yang diakses pada Selasa (4/2) pukul 15:45 WIB terdapat 20.659 orang yang terkonfirmasi terkena virus corona. Dari angka tersebut 427 orang dinyatakan meninggal dan 680 orang berhasil pulih.

Sedangkan China sebagai pusat penyebaran virus korona teridentifikasi paling banyak pasien virus korona. Total orang yang terjangkit virus korona di China sebanyak 20.467 orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli