JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini memimpin rapat kabinet terbatas (Ratas) tentang Daftar Negatif Investasi (DNI). Dalam rapat tersebut, Jokowi meminta para menterinya segera menyelesaikan pembahasan DNI dalam waktu dua minggu. Sampai saat ini revisi atas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2014 tentang Daftar Investasi yang tertutup dan terbuka sebagian untuk asing itu belum juga rampung. Padahal, pembahasannya sudah berulang kali dilakukan di Menko Perekonomian. Nah, usai rapat Menko perekonomian Darmin Nasution bilang, yang akan direvisi dari Perpres 39/2014 adalah mengenai daftar bidang usaha yang terbuka untuk asing dengan syarat. Rencananya pemerintah akan memperbesar keterlibatan asing dalam bidang usaha tersebut.
Jokowi minta pembahasan DNI rampung dua pekan
JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini memimpin rapat kabinet terbatas (Ratas) tentang Daftar Negatif Investasi (DNI). Dalam rapat tersebut, Jokowi meminta para menterinya segera menyelesaikan pembahasan DNI dalam waktu dua minggu. Sampai saat ini revisi atas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2014 tentang Daftar Investasi yang tertutup dan terbuka sebagian untuk asing itu belum juga rampung. Padahal, pembahasannya sudah berulang kali dilakukan di Menko Perekonomian. Nah, usai rapat Menko perekonomian Darmin Nasution bilang, yang akan direvisi dari Perpres 39/2014 adalah mengenai daftar bidang usaha yang terbuka untuk asing dengan syarat. Rencananya pemerintah akan memperbesar keterlibatan asing dalam bidang usaha tersebut.