Jokowi minta PNS netral selama pilkada



JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini, Kamis (12/11) memimpin acara pemantapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagfai pihak yang terkait Pilkada, seperti gubernur, bupati, walikota, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta unsur keamanan.

Seperti yang disampaikan Staf Komunikasi Presiden Ari Dwipayana, dalam sambutannya, Jokowi menekankan pentingnya pemerintah menjaga netralitas pelaksanaan Pilkada. Terutama pegawai negeri sipil (PNS) di berbagai daerah yang rawan jadi alat kampanye.


Termasuk di dalamnya pemimpin di daerah seperti gubernur, bupati/walikota harus memberi contoh kepada bawahannya.

"Kedepankan etika politik," ujar Jokowi di hadapan para pemimpin daerah,  Kamis (12/11) di Jakarta.

Presiden meminta agar masyarakat diajak berperan aktif menyukseskan demokrasi melalui Pilkada. Menurut Jokowi, pelaksanaan demokrasi harus diikuti dengan kegembiraan. Lebih lanjut, Jokowi juga bilang, peserta Pilkada harus siap menang dan siap kalah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News