Jokowi Optimistis Wisatawan Asing Banjiri Pariwisata Sulawesi Utara Pada Februari



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis wisatawan mancanegara (Wisman) akan berbondong-bondong datang ke Sulawesi Utara pada awal Februari 2023. Hal tersebut sejalan dengan langkah pemerintah membuka kawasan wisata untuk wisatawan mancanegara dari berbagai negara.

Ia menyebut, pemerintah membuka kawasan wisata untuk semua wisman semua negara, termasuk juga wisman dari negeri Tirai Bambu atau China.

"Kita membuka untuk turis semua negara tanpa terkecuali, termasuk dari Tiongkok, silakan. Saya melihat di awal bulan Februari ini akan berbondong-bondong ramai turis dari Tiongkok masuk ke Manado, masuk ke Sulawesi Utara," ujarnya dalam Kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (20/1).


Baca Juga: Presiden Jokowi Yakin Awal Februari 2022 Kunjungan Wisman ke Bunaken Semakin Ramai

Guna mendukung Bunaken sebagai salah satu tujuan wisata, pemerintah pun telah membangun sejumlah infrastruktur pendukung, antara lain rumah tinggal atau homestay bagi para wisatawan. Pemerintah telah membangun sedikitnya 50 homestay untuk akomodasi di Bunaken.

"Ya ini kita telah perbaiki paling tidak mukanya sudah kelihatan, homestay untuk turis juga sudah disiapkan, ada 50 rumah yang telah dibangun pemerintah untuk masyarakat," imbuhnya.

Menurutnya pemerintah tak khawatir dengan banyaknya turis mancanegara yang nanti akan datang. Pasalnya, para turis telah melalui sejumlah protokol kesehatan sejak di negaranya. Selain itu, kekebalan komunal masyarakat Indonesia pun dinilai sudah sangat tinggi.

"Tapi di Tiongkok sendiri saya melihat yang mau keluar juga sudah dicek semuanya oleh negara mereka jadi kita enggak perlu khawatir. Yang kedua juga imunitas kita ini sudah pada posisi kekebalan komunitas sudah baik di angka 98,5," jelasnya.

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti menuturkan, pemerintah melalui Kementerian PUPR telah melakukan penataan Kawasan Wisata Bunaken.

Baca Juga: Jokowi Ingin Industri Pariwisata Indonesia Pulih Lebih Tinggi dari Prapandemi

Penataan di antaranya meliputi pembangunan dermaga, galeri wisata, panggung teater budaya, tempat pengolahan sampah (TPS), hingga penataan kawasan kumuh. Adapun anggaran untuk penataan di Kawasan Wisata Bunaken mencapai Rp24 miliar.

"Mudah-mudahan dengan adanya dermaga dan juga galeri, teater budaya dan di sini juga dilengkapi juga untuk mendukung wisata itu adalah homestay. Homestay yang dibangun di sini ada 49 unit, kemudian homestay yang sekaligus untuk tempat berdagang kafe itu ada tiga sehingga totalnya ada 52 unit homestay," tutur Diana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi