Jokowi perintahkan mendorong penyaluran KUR



JAKARTA. Presiden Joko Widodo memerintahkan segenap jajarannya untuk segera memepercepat penyaluran kredit usaha rakyat (KUR). Perintah ini dia berikan karena dia menilai sampai saat ini realisasi penyaluran KUR masih rendah.

Jokowi mengatakan, percepatan penyaluran KUR penting segera dilakukan untuk membantu pelaku usaha menengah, kecil dan mikro mendapatkan modal dengan bunga murah dan mudah. "Saya dapat data penyaluran saat ini rendah, karena itu saya minta di sisa waktu tahun 2015 saya minta dibuat terobosan supaya cepat," kata Jokowi di Jakarta Senin (5/10).

Bukan hanya meminta percepatan penyaluran, Jokowi juga meminta jajarannya untuk melonggarkan aturan penyaluran KUR. Perintah ini dia berikan supaya fasilitas KUR bisa dinikmati oleh baik pelaku usaha menengah, kecil dan mikro perorangan maupun kelompok.


"Saya harap semua menteri, bank koordinasi dengan OJK dalan rangka pelonggaran ini, saya harap KUR visa dilebarkan tidak hanya untuk produksi tapi juga perdagangan," katanya.

Pemerintah pada tahun 2015 ini menyediakan alokasi KUR senilai Rp 30 triliun untuk membantu permodalan pengusaha menengah, kecil dan mikro.  Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah mengatakan,  mengatakan, total LUR tersebut kemungkinan besar tidak akan terserap sampai akhir tahun.

Menurutnya, angka realistis penyaluran KUR yang bisa dicapai sampai akhir tahun kemungkinan besar hanya akan mencapai Rp 18 triliun sampai Rp 20 triliun saja. Puspayoga mengatakan, permasalahan tersebut disebabkan oleh tenggat waktu penyaluran KUR yang hanya tersisa tiga bulan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia