Jago promosi, Arief Yahya jadi Menteri Pariwisata



JAKARTA. Presiden Joko Widodo memilih Arief Yahya, Direktur Utama PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk menduduki posisi menteri pariwisata dalam Kabinet Kerja, Minggu (26/10). Tak hanya sebagai profesional mumpuni, kemampuan Arief untuk mempromosikan dan memasarkan-- terlihat dari anugerah Marketeer of The Year 2013-- menjadi pertimbangan Jokowi untuk memilihnya.

Presiden Jokowi sebelumnya menjanjikan akan memilih personil yang jago mempromosikan dan memasarkan untuk mendorong sektor pariwisata.

"Hati-hati dengan Pak Arief Yahya nanti bisa dipromosikan," kelakar Jokowi ketika memperkenalkan Arief. Dia berharap, dengan kedekatannya dengan teknologi informasi, Arief diharapkan bisa mempromosikan pariwisata. 


Sebagai menteri pariwisata, Arief mengemban tugas berat. Seperti dikutip Kompas.com, pemerintahan Jokowi menargetkan jumlah wisatawan mencapai 20 juta pada tahun 2019. Itu artinya, Arief harus mendorong kunjungan wisatawan asing ke Indonesia sampai 20% per tahun, jauh lebih tinggi dibanding rata-rata pertumbuhan dua tahun terakhir, yaitu 8%-9%.  

Berikut profil Arief Yahya, dalam dokumentasi Telkom:

Sebelum menjadi Direktur Utama, ia merupakan Direktur Enterprise & Wholesale yang menjabat sejak 24 Juni 2005. Pria kelahiran Banyuwangi, 2 April 1961 ini meraih gelar Sarjana Bidang Teknik Elektro Telekomunikasi Institut Teknologi Bandung (1986), dan MSc bidang Telecommunics dari University of Surrey, Inggris (1994).

Bergabung dengan Telkom sejak 1986, Arief Yahya telah mendapatkan berbagai penugasan, antara lain Senior Manager Niaga Divisi Regional II (1999 – 2001), General Manager Kandatel Jakarta Barat (2002 – 2003), Kepala Divisi Regional VI Kalimantan (2003 – 2004), dan Kepala Divisi Regional V Jawa Timur (2004 – 2005). Beliau juga masih menjadi Ketua Ikatan Alumni Elektro Institut Teknologi Bandung sejak tahun 2009.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia