Jokowi tawarkan Rosneft investasi storage



JAKARTA. Presiden Joko Widodo menawarkan Rosneft, perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Rusia untuk berinvestasi membangun storage di Indonesia. 

Pemerintah tengah mengenjot pembangunan kilang penyimpanan minyak untuk meningkatkan ketahanan cadangan energi di Tanah Air.

Hal ini diungkapkan Tim Komunikasi Presiden, Ari Dwipaya dalam keterangan pers yang diterima KONTAN, Jumat (20/5).


Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, dalam pertemuan Presiden Jokowi dan CEO Rosneft Igor Sechi di Hotel Radisson Blu, Sochi, Rusia, dibahas rencana bekerja sama di sektor hulu migas dan kilang minyak di Tuban. 

Selain dua kerja sama tersebut, Presiden Jokowi juga menawarkan untuk bekerja sama dalam pembangunan storage atau tempat penyimpanan cadangan minyak di Indonesia.

Rini bilang, Rosneft menyanggupi permohonan tersebut. Bahkan, "Rosneft mau memberikan komitmen itu, dan ingin menjadikan Tuban sebagai kota penghubung perdagangan minyak," ujarnya.

Tentunya, komiteman dari perusahaan migak raksasa asal Rusia mendapat respon positif dari Jokowi. Sebab, dengan kemungkinan kerja sama ini, potensi cadangan minyak nasional di negeri akan meningkat.

Dwi Soetjipto, Direktur Utama Pertamina yang turut hadir dalam keterangan pers menambahkan, perusahaannya akan memiliki peran besar dalam kerja sama dengan Rosneft ini. 

Nantinya, kedua perusahaan akan membentuk joint venture untuk menggarap proyek-proyek tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dikky Setiawan