KONTAN.CO.ID - NEW YORK. JP Morgan memangkas proyeksi harga minyak mentah jenis Brent untuk paruh kedua tahun 2026, karena penarikan persediaan komersial OECD yang lebih rendah dari perkiraan dan permintaan minyak yang lebih rendah. Rabu (24/6/2026), mengutip Reuters, JP Morgan memperkirakan harga rata-rata minyak Brent berada di kisaran US$ 86 per barel pada kuartal II-2026. Lalu, Brent diproyeksi ke US$ 80 per barel pada kuartal IV-2026 dan memperkirakan akan mencapai US$ 78 pada akhir tahun 2026, menurut catatan riset. JP Morgan menambahkan, penarikan persediaan komersial OECD berada di bawah ekspektasi, sementara kerugian permintaan lebih besar dari yang diperkirakan, yang menyiratkan tekanan kenaikan harga minyak yang jauh lebih kecil.
JP Morgan Pangkas Proyeksi Minyak Brent di Semester II-2026, Ini Rinciannya
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. JP Morgan memangkas proyeksi harga minyak mentah jenis Brent untuk paruh kedua tahun 2026, karena penarikan persediaan komersial OECD yang lebih rendah dari perkiraan dan permintaan minyak yang lebih rendah. Rabu (24/6/2026), mengutip Reuters, JP Morgan memperkirakan harga rata-rata minyak Brent berada di kisaran US$ 86 per barel pada kuartal II-2026. Lalu, Brent diproyeksi ke US$ 80 per barel pada kuartal IV-2026 dan memperkirakan akan mencapai US$ 78 pada akhir tahun 2026, menurut catatan riset. JP Morgan menambahkan, penarikan persediaan komersial OECD berada di bawah ekspektasi, sementara kerugian permintaan lebih besar dari yang diperkirakan, yang menyiratkan tekanan kenaikan harga minyak yang jauh lebih kecil.