JTrust Bank Buka Suara soal Volatilitas Saham BCIC



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) menyatakan belum memiliki rencana aksi korporasi dalam waktu dekat, termasuk yang berpotensi berdampak terhadap pencatatan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Hal tersebut disampaikan JTrust Bank dalam keterbukaan informasi kepada BEI pada Kamis (22/10/2026), sebagai respons atas permintaan penjelasan bursa terkait volatilitas transaksi saham perseroan.

Dalam keterbukaan informasi tersebut, JTrust Bank juga menyatakan belum mengetahui adanya informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik dan berpotensi memengaruhi harga saham maupun keputusan investasi pemodal.


Baca Juga: Survei BI: Penyaluran Kredit Baru Diprediksi Meningkat pada Kuartal IV-2026

“Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal, selain informasi yang telah diungkapkan kepada publik,” demikian penjelasan BCIC.

Selain itu, JTrust Bank menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas pemegang saham tertentu di luar yang telah dilaporkan atau diungkapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

BCIC juga mengungkapkan bahwa pemegang saham utama belum memiliki rencana terkait kepemilikan sahamnya di JTrust Bank untuk saat ini.

JTrust Bank menegaskan tidak terdapat informasi, fakta, maupun kejadian penting lainnya yang bersifat material dan belum diungkapkan kepada publik yang dapat memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perseroan.

Jika dilihat pada perdagangan sesi I pada Kamis (22/10), saham BCIC berada di level Rp 114 atau naik 3,64%. Selama sebulan terakhir sahamnya anjlok 8,57% dan secara year to date (ytd) sahamnya susut 27,39%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News