Jualan alat berat UNTR per April melonjak 72%



JAKARTA. Realisasi penjualan alat berat PT United Tractors Tbk (UNTR) meningkat pada awal tahun ini. Periode Januari-April 2017, total penjualan alat berat Komatsu mencapai 1.186 unit. Angka tersebut naik 72% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sejumlah 689 unit.

Sebelumnya, UNTR mematok penjualan alat berat tahun ini berkisar 2.700-2.800 unit. Berkaca pada pencapaian periode sekarang, UNTR percaya diri sampai akhir tahun ini, bisa menjual sampai 3.000 unit alat berat.

Sekretaris Perusahaan PT United Tractors Tbk Sara K. Loebis mengatakan, lonjakan penjualan alat berat berasal dari sektor pertambangan batubara.


“Sepanjang harga batubara masih baik seperti sekarang, kami optimis sampai akhir tahun penjualan alat berat melebihi target,” kata Sara, Senin (5/6).

Dari Januari-April 2017, sektor pertambangan menyumbang penjualan alat berat sebesar 48%. Padahal di periode yang sama tahun lalu sektor ini hanya berkontribusi 21%. Sedangkan sektor konstruksi pada empat bulan di 2017 menyumbang 23%, turun dibandingkan periode yang sama tahun lalu dengan kontribusi 52%.

Berdasarkan data itu, Sara mengatakan, perusahaan memproyeksi penjualan alat berat di sektor pertambangan akan mengambil alih kontribusi sektor konstruksi. “Jika di 2016 konstruksi bisa sampai 50%, maka sampai akhir tahun nanti, segmen pertambanganlah yang bakal menyumbang 50% dari penjualan alat berat,” ungkapnya.

Lonjakan penjualan pada April ini, kata Sara, juga dipengaruhi faktor cuaca. Setelah lewat musim hujan pengiriman barang berupa alat berat mulai ramai. Sampai April 2017, market share UNTR untuk alat berat di Indonesia sebesar 36%. Adapun, hingga akhir tahun ini, Sara mengatakan, UNTR mematok pangsa pasar alat berat di kisaran 35%-36%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini