JAKARTA. Penyaluran kredit perbankan tembus Rp 3.868 triliun per Juli 2015. Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 3.521 triliun, realisasi ini tercatat tumbuh single digit atau 9,8%. Ini berarti tidak lebih baik ketimbang paruh pertama yang masih mampu membukukan pertumbuhan kredit hingga 10,5%. Statistik Perbankan Indonesia melansir, perlambatan pertumbuhan kredit terjadi pada sektor transportasi, pergudangan dan komunikasi, perantara keuangan, kredit pemilikan apartemen dan rukan, kredit kendaraan bermotor, serta kredit bukan lapangan usaha lainnya. Pencapaian ini masih jauh dari harapan pelaku dan regulator yang menyebut, iklim bisnis perbankan pada semester kedua akan membaik. Optimisme ini bukan isapan jempol mengingat belanja pemerintah meningkat jika dibandingkan dengan semester pertama.
Juli 2015, kredit bank umum tumbuh single digit
JAKARTA. Penyaluran kredit perbankan tembus Rp 3.868 triliun per Juli 2015. Jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 3.521 triliun, realisasi ini tercatat tumbuh single digit atau 9,8%. Ini berarti tidak lebih baik ketimbang paruh pertama yang masih mampu membukukan pertumbuhan kredit hingga 10,5%. Statistik Perbankan Indonesia melansir, perlambatan pertumbuhan kredit terjadi pada sektor transportasi, pergudangan dan komunikasi, perantara keuangan, kredit pemilikan apartemen dan rukan, kredit kendaraan bermotor, serta kredit bukan lapangan usaha lainnya. Pencapaian ini masih jauh dari harapan pelaku dan regulator yang menyebut, iklim bisnis perbankan pada semester kedua akan membaik. Optimisme ini bukan isapan jempol mengingat belanja pemerintah meningkat jika dibandingkan dengan semester pertama.