JAKARTA. PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) masih mampu menorehkan penjualan yang cukup positif kendati perlambatan ekonomi membayangi industri properti. Hingga Juli 2015, perseroan berhasil merealiasikan target
marketing sales atau pra penjualan hingga 63,6%. Emiten properti ini telah mengantongi pra penjualan sebesar Rp 2,16 triliun selama tujuh bulan pertama. “Jumlah tersebut setara dengan 63,6% dari target yang dipatok perseroan tahun ini yakni sebesar Rp 3,4 triliun,“ kata Minarto Basuki, Direktur Keuangan PWON pada KONTAN, Selasa (25/8). Minarto mengungkapkan,
marketing sales tersebut diperoleh dari proyek-proyek
highrise dan
landed house di Surabaya yakni Pakuwon City dan Grand Pakuwon
Hingga saat ini, pengembang yang berbasis di Surabya dan Jakarta ini masih belum berencana merevisi pra penjualan kendati realisasi target sudah cukup besar. Tahun ini, perseroan masih tetap membidik
marketing sales Rp 3,4 triliun atau meningkat 9,6% dari pencapaian tahun lalu sebesar Rp 3,1 triliun. Penjualan ditargetkan dari pengembangan proyek Tunjungan Plaza 5, Tunjungan Plaza 6, perluasan super mall, pengembangan Kota Casablanca II dan perumahan Grand Pakuwon. Tahun ini PWON menargetkan pendapatan bisa tumbuh 22% dibanding tahun 2014 sebesar Rp 3,87 triliun. Untuk mencapai kinerja yang positif perseroan akan terus mendorong proyek-proyek pendapatan berulang hingga bisa memberikan kontribusi 50% terhadap total pendapatan. Untuk mencatatkan kinerja yang baik, PWON akan terus menggenjot proyek-proyek eksisting seperti Tunjungan Plaza 5 dan Tunjungan Plaza 6, perluasan Supermall Pakuwon, dan pengembangan Grand Pakuwon city. Disamping itu, perseroan juga akan terus menambah lahan disekitar proyek PWON yang sudah ada saat ini. Minarto mengatakan, mall TP 5 direncanakan sudah bisa beroperasi di kuartal III ini, sedangkan TP 6 masih dalam progress kontruksi. Adapun pinjaman sindikasi sebesar Rp 1,2 triliun yang telah diperoleh perseroan sejak tahun lalu baru diserap sekitar Rp 370 miliar untuk pembangunan TP 5.
Sementara di Kota Casablanca, perseroan baru-baru ini telah penandatangan kerjasama pembangunan apartemen Casa Grande II dengan penegmbang asal Korea Lotte Totalindo. Proyek Casa Grande II ini terdiri dari tiga tower apartemen dengan total unit mencapai 1.200. Dua tower telah dipasarkan yakni tower Angelo dan Bellla dengan progres penjualan masing-masing 64% dan 58%. Adapun pemasaran tower Chianti baru dalam tahap
pra-launch. Investasi untuk ketiga unit apartemen ini ditaksir mencapai Rp 2 triliun. Saat ini, PWON masih memiliki lahan cadangan atau
land bank seluas 421 hektare (ha). Lahan tersebut tersebar di sekitar proyek -proyek perseroan. Lahan terluas ada di Pakuwon City sekitar 240,5 ha dan Granda Pakuwon 127 ha. Menurut Minarto, lahan tersebut masih cukup dikembangkan dalam waktu 10 tahun ke depan. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News