Jumat Kelabu (9/1): Rupiah dan Won Melemah Paling Dalam Terhadap Dolar AS



KONTAN.CO.ID - Nilai tukar rupiah Indonesia dan won Korea Selatan menjadi dua mata uang Asia yang mengalami pelemahan paling besar terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (9/1/2026), di tengah pergerakan mata uang regional yang relatif terbatas.

Berdasarkan data Reuters pada pukul 02.05 GMT, rupiah melemah 0,27% ke level Rp 16.830 per dolar AS dibandingkan penutupan hari sebelumnya di Rp 16.785 per dolar AS.

Sementara itu, won Korea Selatan turun 0,22% ke level 1.455 per dolar AS.


Baca Juga: Inflasi China Capai Level Tertinggi 3 Tahun, Tekanan Deflasi Mereda

Sebagian besar mata uang Asia lainnya bergerak tipis. Yen Jepang melemah 0,19% ke 157,17 per dolar AS, sedangkan dolar Singapura turun 0,09% ke 1,286 per dolar AS. Dolar Taiwan juga terkoreksi 0,19% ke 31,631 per dolar AS.

Di kawasan Asia Tenggara, baht Thailand melemah tipis 0,03% ke 31,44 per dolar AS, sementara peso Filipina justru menguat tipis 0,01% ke 59,105 per dolar AS. Ringgit Malaysia turun 0,02% ke 4,061 per dolar AS.

Untuk mata uang Asia Selatan, rupee India relatif stabil di level 90,018 per dolar AS. Yuan China di pasar offshore tercatat menguat tipis 0,02% ke 6,982 per dolar AS.

Kinerja sejak awal 2026

Secara kumulatif sejak awal 2026, won Korea Selatan telah melemah paling dalam di antara mata uang Asia yang dipantau, dengan penurunan mencapai 1,07%.

Rupiah Indonesia menyusul dengan pelemahan sekitar 0,95% dibandingkan posisi akhir 2025.

Baca Juga: Pembeli Menahan Order, Harga Beras India dan Vietnam Mandek

Yen Jepang tercatat melemah 0,33% sejak awal tahun, sementara dolar Taiwan turun 0,61%. Peso Filipina juga terkoreksi 0,52%.

Di sisi lain, baht Thailand dan yuan China justru mencatatkan penguatan tipis masing-masing sebesar 0,03% dan 0,08%.

Pergerakan terbatas mata uang Asia ini mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar menjelang rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat, terutama laporan ketenagakerjaan, serta perkembangan kebijakan moneter global yang masih menjadi faktor utama penggerak nilai tukar.

Selanjutnya: Rupiah Spot Melemah pada Jumat (9/1/2026) Pagi, Mayoritas Mata Uang Asia Tumbang

Menarik Dibaca: Oppo Reno14 Gunakan Layar AMOLED 6.59 Inci yang Hasilkan 1,07 Miliar Warna