Jumlah Penawaran Masuk pada Lelang SUN Turun Tipis Jadi Rp 40,28 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menggelar lelang Surat Utang Negara (SUN) pada hari ini, Selasa (12/4). Total penawaran yang masuk pada lelang kali ini mencapai Rp 40,28 triliun, turun tipis dari lelang SUN dua pekan lalu yang menyentuh Rp 41,62 triliun

Dari total penawaran yang masuk, pemerintah hanya menyerap sebanyak Rp 11,05 triliun pada lelang kali ini. Jumlah ini di bawah target indikatif yang ditetapkan pemerintah. Adapun, target indikatif dari lelang kali ini sebesar Rp 20 triliun-Rp 30 triliun. 

Alhasil, pemerintah pun memutuskan untuk menggelar lelang SUN tambahan (greenshoe option) pada esok, Rabu (13/4) dengan menargetkan bisa menyerap tambahan dana Rp 8,95 triliun.


Baca Juga: Pemerintah Siapkan Lagi SUN Private Placement untuk Peserta Tax Amnesty Jilid II

Adapun, dalam lelang SUN kali ini, seri SPN12230413 yang akan jatuh tempo pada 13 April 2023 menjadi seri yang paling banyak diburu investor dengan jumlah penawaran masuk hingga Rp 17,32 triliun.

Namun, seri FR0091 justru menjadi seri yang paling banyak dimenangkan dalam lelang kali ini. Di mana, nominal yang diserap pemerintah mencapai Rp 3,55 triliun, dengan yield rata-rata yang dimenangkan sebesar 6,89%.

Baca Juga: Kepemilikan Asing di SBN Meningkat pada Awal Kuartal Kedua

Berikut besaran rincian serapan masing-masing seri sekaligus besaran yield rata-rata tertimbangnya:

1. SPN03220713 yang jatuh tempo pada 13 Juli 2022. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 3,61 triliun. Pemerintah menyerap sebanyak Rp 500 miliar dengan yield rata-rata yang dimenangkan 2,3%.

2. SPN12230413 yang jatuh tempo pada 13 April 2023. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 17,325 triliun. Pemerintah menyerap sebanyak Rp 3,35 triliun dengan yield rata-rata yang dimenangkan 2,77%.

3. FR0090 yang jatuh tempo pada 15 April 2027. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 2,537 triliun. Pemerintah menyerap sebanyak Rp 350 miliar dengan yield rata-rata yang dimenangkan 5,8%.

4. FR0091 yang jatuh tempo pada 15 Februari 2032. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 9,21 triliun. Pemerintah menyerap sebanyak Rp 3,55 triliun dengan yield rata-rata yang dimenangkan 6,89%.

5. Seri FR0093 yang jatuh tempo pada 15 Juli 2037. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 870 miliar. Pemerintah menyerap sebanyak Rp 200 miliar dengan yield rata-rata yang dimenangkan 6,74%.

6. Seri FR0092 yang jatuh tempo pada 15 April 2042. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 6,52 triliun. Pemerintah menyerap sebanyak Rp 2,6 triliun dengan yield rata-rata yang dimenangkan 7,23%.

7. Seri FR0089 yang jatuh tempo pada 15 Agustus 2051. Seri ini mendapatkan nilai penawaran Rp 208 miliar. Pemerintah memutuskan tidak memenangkan seri ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati