KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi jumlah penumpang selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027 meningkat 20% hingga 25%. Sementara itu, penjualan tiket Whoosh untuk perjalanan akhir tahun belum dapat terlihat. Kepala Humas KAI Daop-1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan, perusahaan memperkirakan terjadi peningkatan jumlah penumpang selama masa libur Nataru. KAI akan memperbarui informasi seiring perkembangan volume penumpang sebenarnya. “Peningkatan kami prediksi bisa mencapai 20% hingga 25%. Kami akan update selalu terkait volume realnya,” ujar Eva kepada Kontan, Senin (2/11/2026). Baca Juga: Utilisasi Industri Kaca Meningkat, Ini Penopang Permintaannya Adapun untuk layanan kereta cepat Whoosh yang dioperasikan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), penjualan tiket perjalanan Nataru belum dapat terlihat saat ini. Pasalnya, penjualan tiket Whoosh baru dibuka mulai H-30 sebelum tanggal keberangkatan. “Untuk KCIC penjualan tiket berlaku sejak H-30, jadi kalau saat ini mungkin belum dapat terlihat ya,” jelas Eva. Eva menambahkan, Perusahaan telah mempersiapkan berbagai aspek operasional untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun. “Yang pasti kita juga mempersiapkan untuk momen tersebut mulai dari sisi pelayanan, sarana, prasarana, dan berbagai sisi lainnya agar dapat berjalan lancar,” ungkapnya. Ia menyebut peningkatan mobilitas penumpang menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam mempersiapkan operasional layanan selama periode libur akhir tahun. “Karena memang biasanya pada momen Nataru akan terdapat peningkatan jumlah penumpang," pungkasnya. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Jumlah Penumpang Kereta Diprediksi Naik 25% saat Libur Nataru, Tiket Dibuka H-30
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memprediksi jumlah penumpang selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027 meningkat 20% hingga 25%. Sementara itu, penjualan tiket Whoosh untuk perjalanan akhir tahun belum dapat terlihat. Kepala Humas KAI Daop-1 Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan, perusahaan memperkirakan terjadi peningkatan jumlah penumpang selama masa libur Nataru. KAI akan memperbarui informasi seiring perkembangan volume penumpang sebenarnya. “Peningkatan kami prediksi bisa mencapai 20% hingga 25%. Kami akan update selalu terkait volume realnya,” ujar Eva kepada Kontan, Senin (2/11/2026). Baca Juga: Utilisasi Industri Kaca Meningkat, Ini Penopang Permintaannya Adapun untuk layanan kereta cepat Whoosh yang dioperasikan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), penjualan tiket perjalanan Nataru belum dapat terlihat saat ini. Pasalnya, penjualan tiket Whoosh baru dibuka mulai H-30 sebelum tanggal keberangkatan. “Untuk KCIC penjualan tiket berlaku sejak H-30, jadi kalau saat ini mungkin belum dapat terlihat ya,” jelas Eva. Eva menambahkan, Perusahaan telah mempersiapkan berbagai aspek operasional untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat selama libur akhir tahun. “Yang pasti kita juga mempersiapkan untuk momen tersebut mulai dari sisi pelayanan, sarana, prasarana, dan berbagai sisi lainnya agar dapat berjalan lancar,” ungkapnya. Ia menyebut peningkatan mobilitas penumpang menjadi salah satu pertimbangan perusahaan dalam mempersiapkan operasional layanan selama periode libur akhir tahun. “Karena memang biasanya pada momen Nataru akan terdapat peningkatan jumlah penumpang," pungkasnya. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
TAG: