Jurus BTN tingkatkan jumlah kartu debit chip



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) sudah bersiap untuk mengikuti aturan regulator yakni Bank Indonesia terkait kewajiban penggunaan teknologi chip pada kartu debit.

Menurut surat edaran BI, penyedia kartu debit sudah diharuskan memiliki minimal 30% kartu dengan teknologi chip di akhir Desember 2018.

Menurut Direktur BTN, Budi Satria, saat ini pemegang kartu debit Bank BTN per Oktober 2017 sebanyak 5,4 juta. Dari jumlah tersebut, yang aktif bertransaksi sekitar 1,6 juta atau sekitar 30% dari total pemegang kartu debit.


“Dari 5,4 juta pemegang kartu, jumlah kartu yang sudah berteknologi chip (NSICCS Comply) adalah sebanyak 700.000 kartu atau sekitar 13% dari total kartu,” ujar Budi kepada Kontan.co.id, Rabu (22/11).

Angka tersebut hampir setengah dari ketetapan yang di atur BI yakni 30%. Artinya BTN harus mengejar kurang lebih 17% agar memenuhi syarat regulator pada akhir Desember 2018.

Budi juga menjelaskan, pihaknya terus berupaya maksimal untuk mengejar target 30% pada akhir Desember 2018. Adapun strategi yang dilakukan BTN antara lain; realisasi pengajuan kartu baru khususnya yang BIN Internasional (Visa) langsung diberikan kartu yang sudah berteknologi chip.

Setiap nasabah BTN yang bertransaksi di channel BTN khususnya ATM, secara otomatis akan mendapatkan notifikasi untuk melakukan penggantian kartu berteknologi chip.

Ketika nasabah mendatangi atau bertransaksi di front office (CS atau Teller), apbila mereka pengguna kartu yg belum ber-chip langsung akan ditanya, diinformasikan dan langsung diganti dgn kartu yg ber-chip.

BTN akan memasang pengumuman di outlet atau kantor Bank BTN yang menginformasikan agar bagi nasabah pengguna kartu Bank BTN yang belum berteknologi chip agar segera mengganti dengan kartu ATM atau debit berteknologi chip.

“Kami juga menginformasikan agar nasabah segera melakukan penggantian kartu berteknologi chip melalui SMS blast, email dan media komunikasi lainnya. Selain itu kami juga memastikan ketersediaan dan distribusi kartu agar bisa terlaksana sesuai dengan pencapaian target yang telah ditetapkan,” tutup Budi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia