Justin Bieber Pernah Beli NFT Bored Ape Rp 21,8 M, Kini Nilainya Tinggal Rp 200 Juta



KONTAN.CO.ID - Penyanyi pop dunia Justin Bieber mengalami kerugian besar dari investasi aset digital. NFT Bored Ape Yacht Club (BAYC) yang pernah ia beli dengan harga fantastis kini anjlok drastis nilainya.

Mengutip Benzinga, Justin Bieber membeli Bored Ape #3001 pada Januari 2022 seharga 500 Ethereum (ETH), atau sekitar US$ 1,3 juta dolar AS atau setara dengan Rp 21,8 miliar (kurs Rp 16.800) saat itu. Namun kini, NFT tersebut diperkirakan hanya bernilai sekitar US$ 12.000 (Rp 200 jutaan), turun hampir 99% dari harga belinya.

NFT yang dibeli Bieber sempat menuai kritik karena dinilai tidak memiliki atribut langka. Bahkan, Farokh Sarmad, Presiden Dastan, sempat menyindir pembelian tersebut.


“Siapa yang memberi saran Justin Bieber membeli NFT, dan bagaimana caranya saya bisa menjual NFT lantai seharga 500 ETH juga?” tulis Farokh kala itu.

Kerugian NFT Justin Bieber Jadi Pelajaran Investor

Bored Ape Yacht Club pernah menjadi simbol kesuksesan NFT global. Namun kini, harga dasar (floor price) koleksi tersebut telah jatuh tajam. Kasus Bieber bukan satu-satunya pembelian mahal di era puncak NFT.

Sebelumnya, seniman digital Beeple menjual karya NFT senilai US$ 69,3 juta pada 2021. Namun sejak itu, pasar NFT mengalami penurunan signifikan.

Tak hanya Bored Ape, koleksi besar lain seperti CryptoPunks dan Pudgy Penguins juga mengalami penurunan harga drastis. Proyek-proyek yang dulu diperdagangkan dengan nilai tinggi kini memiliki harga awal yang jauh lebih rendah.

Baca Juga: Panas! Jet Tempur China Lepaskan Suar ke Arah Pesawat Taiwan saat Latihan Militer

Mengapa Harga NFT Sangat Fluktuatif?

Fluktuasi ekstrem harga NFT dipengaruhi oleh sentimen pasar, kelangkaan atribut, dan tren spekulasi. Penurunan ini merupakan bagian dari fenomena yang disebut banyak analis sebagai “musim dingin NFT”, yang hingga kini belum menunjukkan tanda pemulihan.

Pasar prediksi seperti Myriad bahkan mencerminkan pandangan pesimistis, dengan peluang kecil bagi kebangkitan besar harga NFT dalam waktu dekat.

Yuga Labs Tetap Melaju di Tengah Tekanan Pasar

Meski pasar NFT melemah, Yuga Labs, perusahaan di balik Bored Ape Yacht Club, tetap melanjutkan inovasi. Pada Oktober lalu, Yuga Labs mengumumkan rencana membangun klub fisik Bored Ape di Miami, Amerika Serikat, sebagai ruang komunitas bagi pemilik NFT.

Selain itu, Yuga Labs juga mengembangkan Otherside, gim metaverse multipemain yang menggabungkan avatar dari berbagai proyek NFT. Langkah ini menunjukkan upaya Yuga Labs memperluas kegunaan NFT di luar sekadar koleksi digital.

Tonton: Perjanjian dengan Rusia Berakhir, Trump Perkuat Senjata Nuklir AS

Pelajaran dari Kasus Justin Bieber

Kasus Justin Bieber menjadi pengingat bahwa aset digital seperti NFT memiliki risiko tinggi dan sangat bergantung pada momentum pasar. Tanpa fundamental kuat dan utilitas jangka panjang, nilai NFT bisa turun drastis dalam waktu singkat.

Bagi investor, peristiwa ini menjadi pelajaran penting bahwa popularitas dan hype tidak selalu menjamin keuntungan jangka panjang, terutama di dunia kripto dan NFT yang sangat volatil.

Selanjutnya: Prodia (PRDA) Targetkan 20.000 Peserta Skrining Demensia Gratis di 2026

Menarik Dibaca: IHSG Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Rabu (11/2)