KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Sulawesi Selatan meyakini akan banyak investor yang masuk seiring dioperasikannya kerata api Trans Sulawesi. Wakil Ketua Umum Bidang Perencanaan Pembangunan dan Konsultansi Kadin Sulsel, Satriya Madjid mengatakan bahwa Sulawesi memiliki salah satu sumber daya alam (SDA) yang menjadi daya tarik investor, seperti nikel. "Nikel terbesar ada di pulau Sulawesi, penyuplai untuk pabrik energi terbarukan. Nah, itu butuh tenaga kerja, itu butuh sumber daya yang mengangkut produksi ini. Nah, kereta api salah satunya yang mampu dengan murah menjahit antara sentra-sentra produksi ini," ujar Satriya kepada Tim Jelajah Infrastruktur Berkelanjutan KONTAN, Jumat (23/8).
Ia berharap pembangunan Trans Sulawesi ini bisa segera tersambung dari Makassar hingga Manado. Kadin Sulses akan mendorong agar rencana tersebut bisa segera direalisasikan. Sama dengan Kereta Cepat Jakarta Bandung (Whoosh), Satriya berharap KA Trans Sulawesi bisa mendorong potensi-potensi besar yang ada di daerah sehingga memberikan dampak terhadap perekomomian Sulawesi Selatan. Baca Juga: BPKA Sulsel Targetkan Pembelian Tiket KA Bisa Dilakukan Secara Online di 2025