Kabut Asap Ganggu Penerbangan, Great Eastern: Asuransi Perjalanan Sangat Diperlukan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berdampak terhadap operasional penerbangan di sejumlah wilayah Indonesia, terutama Kalimantan. Alhasil, kondisi tersebut menyebabkan pengalihan penerbangan hingga pembatalan penerbangan.

PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) menyebut kondisi karhutla yang berdampak pada operasional penerbangan menjadi pengingat bahwa gangguan perjalanan dapat terjadi kapan saja dan sering kali di luar kendali penumpang. 

Dalam situasi seperti itu, Marketing Director Great Eastern General Insurance Indonesia Linggawati Tok mengatakan peran asuransi perjalanan begitu diperlukan. Sebab, dapat memberikan perlindungan finansial atas risiko-risiko yang mungkin timbul selama perjalanan, termasuk keterlambatan atau pembatalan penerbangan sesuai dengan manfaat yang tercantum dalam polis. 


Baca Juga: OJK Beri Izin Perubahan Nama Perseroan (Persero) PT Asuransi Kredit Indonesia

"Selain memberikan perlindungan, asuransi perjalanan juga dapat memberikan rasa tenang bagi nasabah, karena mereka memiliki perlindungan terhadap berbagai risiko yang dapat mengganggu rencana perjalanan," katanya kepada Kontan, Selasa (1/9/2026).

Dengan makin tingginya mobilitas masyarakat, Linggawati melihat kebutuhan terhadap perlindungan perjalanan juga menjadi makin relevan.

Sehubungan dengan gangguan operasional penerbangan yang terjadi akibat karhutla di beberapa wilayah, Linggawati menyampaikan GEGI baru menerima satu laporan klaim asuransi perjalanan yang berkaitan dengan keterlambatan maupun pembatalan penerbangan. 

Baca Juga: Manulife Indonesia: Prospek Unitlink Tetap Positif hingga Akhir Tahun Ini

"Saat ini, klaim tersebut masih dalam proses penanganan sesuai dengan ketentuan polis yang berlaku," ucapnya.

Linggawati mengatakan pihaknya juga terus memantau perkembangan situasi dan berkomitmen untuk memastikan proses klaim dapat berjalan secara cepat, mudah, dan tepat bagi nasabah yang terdampak. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News