JAKARTA. Bencana kabut asap kebakaran hutan di wilayah Sumatera dan Kalimantan menaikkan permintaan masker penutup hidung. Beberapa perusahaan besar produsen masker mengakui ada kenaikan volume penjualan masker di saat musim kebakaran hutan seperti sekarang. Seperti permintaan masker PT Indofarma Tbk. Dalam catatan perusahaan ini, penjualan masker untuk wilayah Sumatera melejit hingga 40% dalam beberapa pekan terakhir ini. Meski begitu dari sisi nilai, penjualan masker ini memang sangat kecil jika dibandingkan dengan total penjualan. "Mungkin cuma 0,1% dari total penjualan kami," prediksi Yasser Arafat, Sekretaris Perusahaan PT Indofarma Tbk saat dihubungi KONTAN Selasa (15/9). Artinya, dengan memakai dasar penghitungan total penjualan sepanjang semester I, 2015, sebesar Rp 462,8 miliar, artinya penjualan masker penutup hidung ini bisa mencapai Rp 462 jutaan. Hanya saja memang tidak ada perincian berapa porsi penjualan masker ini, khusus dari wilayah kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan.
Kabut asap, pembeli masker naik 40%
JAKARTA. Bencana kabut asap kebakaran hutan di wilayah Sumatera dan Kalimantan menaikkan permintaan masker penutup hidung. Beberapa perusahaan besar produsen masker mengakui ada kenaikan volume penjualan masker di saat musim kebakaran hutan seperti sekarang. Seperti permintaan masker PT Indofarma Tbk. Dalam catatan perusahaan ini, penjualan masker untuk wilayah Sumatera melejit hingga 40% dalam beberapa pekan terakhir ini. Meski begitu dari sisi nilai, penjualan masker ini memang sangat kecil jika dibandingkan dengan total penjualan. "Mungkin cuma 0,1% dari total penjualan kami," prediksi Yasser Arafat, Sekretaris Perusahaan PT Indofarma Tbk saat dihubungi KONTAN Selasa (15/9). Artinya, dengan memakai dasar penghitungan total penjualan sepanjang semester I, 2015, sebesar Rp 462,8 miliar, artinya penjualan masker penutup hidung ini bisa mencapai Rp 462 jutaan. Hanya saja memang tidak ada perincian berapa porsi penjualan masker ini, khusus dari wilayah kebakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan.