Kadin Beberkan 4 PR Menkominfo Baru Untuk Pengembangan Ekonomi Digital



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) baru saja melantik Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) baru, Budi Arie Setiadi pada Senin (17/7). 

Merespons hal ini, Wakil Ketua Umum Bidang Komunikasi dan Informatika Kadin Indonesia, Firlie H. Ganinduto menyebutkan ada empat Pekerjaan Rumah (PR) menteri baru untuk mendorong sektor ekonomi digital. 

Pertama, perlu dibuat regulasi komprehensif dan adaptif untuk mendukung ekonomi digital serta infrastruktur teknologi baru yang akan berkembang ke depan. 


"Regulasi yang jelas dan terkini akan menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif dan memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha di sektor digital," kata Firlie pada Kontan.co.id, Selasa (18/7). 

Baca Juga: Reshuffle Menkominfo, Pemanasan Jelang Pilpres

Kedua, fokus membangun ekosistem di sektor e-commerce dan fintech. Firlie menilai kedua sektor tersebut perlu diatur dengan baik mengingat keduanya terus berkembang pesat di dalam negeri.

Dia mengatakan, Menkominfo yang baru harus dapat mendorong inovasi, mengurangi hambatan, dan menciptakan kesempatan bagi pertumbuhan di kedua sektor tersebut.

"Tentunya hal-hal diatas dapat terjalin dengan dilakukannya penyempurnaan konektivitas jaringan telekomunikasi dan internet berkecepatan tinggi," tambah Firlie. 

Baca Juga: Ekonomi Digital Jadi Tantangan Menteri Baru

Ketiga, penting untuk memperkuat infrastruktur pendukung pengembangan talenta digital. Menkominfo perlu berperan aktif dalam menciptakan program pelatihan dan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri, serta memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan keterampilan antara sektor pendidikan dan dunia kerja. 

Dengan demikian, sumber daya manusia di Indonesia akan lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di era digital. 

Keempat, Menkominfo juga perlu mengutamakan kebijakan yang mendorong pertumbuhan sektor ekonomi digital secara keseluruhan. 

"Dengan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi inovasi dan memberikan insentif bagi industri digital, Indonesia dapat menjadi pemain utama dalam ekonomi digital global," terang Firlie. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati