KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Langkah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) China yang melayangkan surat protes kepada Pemerintah Indonesia terkait pengetatan regulasi komoditas dinilai menjadi sinyal kuat bagi iklim investasi. Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin menilai, polemik ini berpotensi menurunkan minat (appetite) investor asal Negeri Tirai Bambu tersebut. Asal tahu saja, dalam suratnya, Kadin China mengeluhkan sejumlah kebijakan yang dinilai membebani operasional perusahaan. Mulai dari kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA), pemangkasan kuota bijih nikel dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), hingga perubahan formula Harga Patokan Mineral (HPM) yang mendongkrak biaya produksi secara signifikan.
Kadin China Protes ke Pemerintah, Regulasi Mendadak Turunkan Minat Investasi Asing
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Langkah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) China yang melayangkan surat protes kepada Pemerintah Indonesia terkait pengetatan regulasi komoditas dinilai menjadi sinyal kuat bagi iklim investasi. Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin menilai, polemik ini berpotensi menurunkan minat (appetite) investor asal Negeri Tirai Bambu tersebut. Asal tahu saja, dalam suratnya, Kadin China mengeluhkan sejumlah kebijakan yang dinilai membebani operasional perusahaan. Mulai dari kebijakan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam (DHE SDA), pemangkasan kuota bijih nikel dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), hingga perubahan formula Harga Patokan Mineral (HPM) yang mendongkrak biaya produksi secara signifikan.
TAG: