Kadin dukung investasi Hong Kong ke pelabuhan



JAKARTA. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) mendukung pemerintah untuk menarik investasi dari para pengusaha Hongkong. Salah satunya investasi di sektor pelabuhan.

Pada awal pekan ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melawat ke Hong Kong. Dalam lawatannya ke Hong Kong pada, Jokowi bertemu para pengusaha-penngusaha dari Hong Kong, salah satunya Li Ka-Shing, pemilik  perusahaan operator terminal kontainer terbesar di dunia CK Hutchison Holdings Limited.

"Kadin menilai Presiden Jokowi telah bertemu dengan orang yang tepat untuk investasi pelabuhan. Hutchison merupakan operator pelabuhan terbesar dengan penguasan 12 persen kontainer yang ada di dunia," kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Logistik dan Pengelolaan Rantai Pasokan, Rico Rustombi dalam keterangannya, Kamis (4/5).


Rico mengatakan, pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Li Ka-shing akan mendorong investasi pembangunan infrastruktur pelabuhan, terutama untuk wilayah Indonesia bagian timur. Sehingga, perekonomian di Indonesia Bagian timur juga akan ikut terdorong ke atas dengan adanya pelabuhan.

"Indonesia bagian timur bisa menjadi jendela untuk produk-produk unggulan Indonesia. Jadi bongkar muat tidak hanya bergantung di Jawa dan Sumatera," kata dia.

Dalam pembangunan infrastruktur, kata dia, pemerintah memang perlu menggandeng pihak swasta, baik nasional maupun internasional. Karena, dana yang dibutuhkan untuk pembangunan pelabuhan sangat besar.

"Jadi perlu adanya kerja sama antar pemerintah dan swasta," imbuh dia.

Rico pun menambahkan, munculnya pelabuhan-pelabuhan baru akan semakin menurunkan biaya logistik. Dengan demikian, kata dia, Indonesia bisa berkompetisi dengan negara lain dalam ekspor produk-produk unggulan.

"Harapan Kadin, pertemuan antara Presiden Jokowi dan investor dari Hong Kong bisa terealisasi. Banyak keuntungan buat dunia usaha," tandas dia.

Sebelumnya, Dalam pertemuan tersebut Li Ka-Shing berkomitmen meningkatkan nilai investasi di Indonesia. Selama ini, CK Hutchison Holdings telah berinvestasi di Indonesia senilai 10 miliar dollar AS.

Hal itu disampaikan Li Ka-Shing saat Presiden Joko Widodo dan rombongan berkunjung ke Hong Kong.

"CK Hutchison Holdings Limited merupakan salah satu perusahaan terbesar yang terdaftar pada Bursa Saham Hong Kong," ujar Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang ikut mendampingi Jokowi.  (Achmad Fauzi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia