Kadin: Pembatasan kegiatan usaha yang ketat akan pengaruhi pemulihan ekonomi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kasus penyebaran covid-19 masih terus bertambah bahkan hampir menginjak angka 2 juta jiwa yang terinfeksi. Melansir data Satgas Covid-19, hingga Senin (14/6) ada tambahan 8.189 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 1.919.547 kasus positif Corona. Lonjakan kasus ini akan berdampak pada segala bidang termasuk ekonomi perdagangan.

Wakil ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Hubungan Internasional Shinta Widjaja Kamdani mengatakan jika pengetatan mobilitas dan pembatasan terhadap kegiatan usaha terjadi karena kebijakan pengendalian pandemi yg terlalu ketat, dapat dipastikan  akan berdampak pada pemulihan ekonomi.

Namun demi mencegah penularan lebih lanjut, Shinta memberi saran agar pemerintah semakin memperketat pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat, meningkatkan edukasi publik terhadap pencegahan penularan Covid-19, dan  tegas  dalam menegakkan disiplin terhadap protokol kesehatan.


Baca Juga: Kasus Covid-19 naik, pertumbuhan ekonomi kuartal kedua diprediksi meleset

Selain itu, pemerintah juga harus semakin gencar dalam melakukan vaksinasi kepasa masyarakat dan membatasi acara publik skala besar di zona-zona merah agar trend penyebaran pandemi bisa kembali turun secara konsisten, kata Shinta.

“Saya masih belum tau sejauh mana peningkatan penyebaran pandemi ini akan berdampak terhadap  pemulihan ekonomi, yang jelas pemerintah harus menjaga keseimbangan antara pengetatan dan   pelaksanaan kegiatan ekonomi dengan dukungan stimulus yg memadai,” ujar Shinta kepada Kontan.co.id, Senin (14/6). 

Selanjutnya: Kasus Covid-19 melonjak lagi, akan turunkan minat konsumen untuk belanja

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .