KAI dan KAI Commuter Lanjutkan Kerja Sama dengan East Japan Railways Company



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan KAI Commuter melanjutkan kerja sama dengan East Japan Railways Company (JR East). Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman kerja sama dalam bidang usaha perkeretaapian dan non perkeretaapian di Tokyo, Jepang. 

Seperti diketahui, KAI Commuter dan JR East telah bekerja sama mengembangkan perkeretaapian khususnya KRL Commuter Line yang salah satunya pengadaan sarana dan suku cadang kereta api.

Nota kesepahaman ini akan berlaku satu tahun ke depan sampai 31 Desember 2024.


Baca Juga: Mau Beli Tiket Kereta Cepat Whoosh? Masih Ada Promo Selama Desember

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo menyatakan, nota kesepahaman ini merupakan pembaruan dari kerja sama yang telah dilakukan tahun-tahun sebelumnya. 

Ruang lingkup MoU antara KAI Group dan JR East tersebut meliputi pendidikan dan pelatihan, pengembangan berorientasi transit, pertukaran sumber daya manusia yang ahli berdasarkan permintaan, pertukaran informasi dan penyelesaian masalah perkeretaapian, serta bidang lainnya yang terkait.

“KAI Group terus bersinergi dengan perusahaan kelas dunia, salah satunya JR East yang berpengalaman di bidang perkeretaapian Jepang dengan reputasi yang sangat baik untuk keselamatan, pelayanan, dan ketepatan waktu,” ungkap Didiek, dalam siaran pers, Selasa (28/11).

Didiek mengatakan, kerja sama ini sangat penting untuk pembangunan SDM di KAI Group berkaitan dengan implementasi sistem keselamatan perkeretaapian di Indonesia.

Baca Juga: KAI Commuter Lakukan Pengadaan Sarana KRL, Mulai Pembelian Baru hingga Impor

Di samping itu, pengembangan SDM juga terus dilakukan untuk saling support kebutuhan tenaga kerja operator perkeretaapian Indonesia dan Jepang. 

Salah satu yang menjadi perhatian KAI Group dengan adanya MoU ini yaitu KAI Group berupaya untuk terus meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, salah satunya dari sektor perawatan sarananya.

Melalui MoU tersebut juga, KAI Group berkomitmen untuk terus membangun transportasi yang efisien, ramah lingkungan, terjangkau oleh masyarakat, serta dengan mempertimbangkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Kolaborasi ini diharapkan mampu mendukung upaya KAI dalam meningkatkan keterampilan SDM KAI dan menjalankan kereta api dengan zero accident, sehingga semakin banyak masyarakat yang menggunakan kereta api sebagai transportasi andalannya,” tutup Didiek. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .