KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Dengan ragam rancangan dan strategi investasi, investor dinilai masih memiliki peluang besar untuk mencetak imbal hasil yang mampu melampaui laju inflasi. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), dalam 10 tahun terakhir inflasi tahunan tertinggi terjadi pada tahun 2023 yang mencapai 5,3%, sedang inflasi terendah pada tahun 2024 yang tercatat sebesar 1,6%. Secara rata-rata, inflasi tahunan dalam 10 tahun terakhir adalah 2,9%. Infovesta mencatat, pertumbuhan inflasi Indonesia bila diakumulasikan sepanjang 10 tahun terakhir sebesar 32%. Artinya, agar daya beli tidak tergerus, investor perlu mencetak return dari portofolio mereka minimal setara angka tersebut dalam satu dekade.
Kalahkan Laju Inflasi, Pilihan Investasi Tak Harus Agresif Bisa dengan Instrumen Ini
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Dengan ragam rancangan dan strategi investasi, investor dinilai masih memiliki peluang besar untuk mencetak imbal hasil yang mampu melampaui laju inflasi. Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), dalam 10 tahun terakhir inflasi tahunan tertinggi terjadi pada tahun 2023 yang mencapai 5,3%, sedang inflasi terendah pada tahun 2024 yang tercatat sebesar 1,6%. Secara rata-rata, inflasi tahunan dalam 10 tahun terakhir adalah 2,9%. Infovesta mencatat, pertumbuhan inflasi Indonesia bila diakumulasikan sepanjang 10 tahun terakhir sebesar 32%. Artinya, agar daya beli tidak tergerus, investor perlu mencetak return dari portofolio mereka minimal setara angka tersebut dalam satu dekade.