JAKARTA. Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menata pengembangan kawasan durian hingga tahun 2019. Dengan menjagokan varietas durian salisun, lai mahakam, dan lai kayan, panenan durian Kaltim diprediksikan mencapai 100.000 buah pada tahun 2015, dan meningkat menjadi 2,02 juta buah di tahun 2019. Durian salisun merupakan varietas unggul nasional dari Kabupaten Nunukan. Bentuk buahnya bulat dengan tekstur daging buah berserat halus dan kering berlemak. Durian lai mahakam berasal dari Kabupaten Kutai Kartanegara. Buah lai mahakam hanya terdapat di Kalimantan, bentuk buah segi lima dan ketebalan daging 0,8-1 cm. Sementara durian lai kayan merupakan persilangan antara salisun dengan lai mahakam. Tiga varian durian ini dikembangkan di kawasan sentra buah-buahan seluas 1.500 hektare (ha) di empat kabupaten di Kaltim, yaitu Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Bulungan, dan Nunukan. "Dari ketiganya, lai mahakam yang merupakan asli Kalimantan adalah yang paling banyak diminati pasar luar negeri," Devis Hendra, Kasie Produksi Pengembangan Hortikultura Dinas Pertanian Kaltim, akhir pekan lalu di sela-sela pameran pertanian Agrinex.
Kaltim Tata Produksi Durian Hingga Tahun 2019
JAKARTA. Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mulai menata pengembangan kawasan durian hingga tahun 2019. Dengan menjagokan varietas durian salisun, lai mahakam, dan lai kayan, panenan durian Kaltim diprediksikan mencapai 100.000 buah pada tahun 2015, dan meningkat menjadi 2,02 juta buah di tahun 2019. Durian salisun merupakan varietas unggul nasional dari Kabupaten Nunukan. Bentuk buahnya bulat dengan tekstur daging buah berserat halus dan kering berlemak. Durian lai mahakam berasal dari Kabupaten Kutai Kartanegara. Buah lai mahakam hanya terdapat di Kalimantan, bentuk buah segi lima dan ketebalan daging 0,8-1 cm. Sementara durian lai kayan merupakan persilangan antara salisun dengan lai mahakam. Tiga varian durian ini dikembangkan di kawasan sentra buah-buahan seluas 1.500 hektare (ha) di empat kabupaten di Kaltim, yaitu Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, Bulungan, dan Nunukan. "Dari ketiganya, lai mahakam yang merupakan asli Kalimantan adalah yang paling banyak diminati pasar luar negeri," Devis Hendra, Kasie Produksi Pengembangan Hortikultura Dinas Pertanian Kaltim, akhir pekan lalu di sela-sela pameran pertanian Agrinex.